Virus Corona

Kemenlu RI Belum Terima Jadwal Pemulangan Jemaah Umrah Overstay di Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi memberi toleransi bagi jemaah umrah asal Indonesia yang overstay dan meminta Pemerintah RI menjemput mereka.

Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Ilustrasi Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi memberi toleransi bagi jemaah umrah asal Indonesia yang overstay dan meminta Pemerintah RI menjemput mereka.

Akan tetapi hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut terkait pemulangan para jamaah umrah yang overstay tersebut ke Indonesia.

 
"Sudah di cek dengan KJRI Jeddah dan belum ada jadwal pemulangan," ujar Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI), Teuku Faizasyah kepada Tribunnews.com, Senin (30/3/2020).

Sebelumnya pada 24 Maret 2020, pemerintah Arab Saudi lewat Kedutaannya di Jakarta memohon kepada Kemlu RI untuk memfasilitasi kepulangan jamaah umrah asal Indonesia.

Pihak Arab Saudi juga menyampaikan bahwa para jamaah umrah tersebut juga telah dibebaskan dari segala implikasi hukum, denda yang ditentukan, serta memohon Pemerintah RI untuk menyediakan transportasi bagi kepulangan mereka ke Indonesia.

Sekiranya ada 42 warga negara Indonesia (WNI), termasuk jamaah umrah yang overstay di Arab Saudi.

Kemlu RI mengatakan WNI yang overstay yang hendak pulang lewat penjemputan Indonesia perlu mendaftar secara online ke pihak Saudi.

"(Mereka yang bisa ikut rombongan) mereka yang sudah mendaftar ke otoritas Saudi," ujarnya.

Beri fasilitas pemulangan

Otoritas Arab Saudi memberikan fasilitas pemulangan bagi jemaah umrah yang tertahan akibat pemberlakuan larangan sementara penerbangan dari dan menuju Arab Saudi.

Halaman
123
Penulis: tidakada004
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved