Marc Marquez yang Nikmati Penundaan MotoGP 2020, Bukan Honda

Penundaan MotoGP 2020 adalah sebuah keuntungan bagi Marc Marquez menurut Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig.

twitter.com/HRC_MotoGP
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat merayakan gelar kedelapannya. 

BANGKAPOS.COM -- Penundaan MotoGP 2020 adalah sebuah keuntungan bagi Marc Marquez menurut Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig.

Dorna Sports selaku pihak penyelenggara MotoGP telah memutuskan untuk menunda kompetisi balap motor paling bergengsi itu lantaran pandemi virus corona.

Mereka terpaksa menangguhkan lima seri perdana (empat untuk kelas Moto2 dan Moto3) dan hingga kini belum diketahui kapan kejuaraan ini akan dimulai kembali.

Penundaan musim kompetisi MotoGP 2020 oleh Dorna Sports ini tentu bagaikan pisau bermata dua bagi tim yang berkiprah.

Tim diuntungkan dengan diperpanjangnya masa pengembangan motor tetapi juga rugi lantaran kehilangan pemasukan, termasuk dari sponsor.

Bicara soal tambahan waktu untuk pengembangan motor, salah satu pabrikan di MotoGP yang disebut mendapatkan keuntungan adalah Honda.

Honda sempat menjadi sorotan ketika mendapat hasil buruk pada hari kedua tes pramusim terakhir MotoGP di Sirkuit Losai, Qatar (23/2/2020).

Para pembalapnya yang menunggangi RC2213V versi 2020 gagal menembus posisi 10 besar, termasuk sang juara bertahan Marc Marquez.

Namun demikian, Alberto Puig membantah hal tersebut.

Puig menjelaskan bahwa Honda sudah bisa menambal titik lemah itu pada hari ketiga, atau terakhir dari tes pramusim di Qatar (24/2/2020).

Halaman
12
Editor: eltjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved