Nasional

Mulai April Dept Collector Dilarang Nagih ke Ojol, Kebijakan Penangguhan Cicilan Kendaraan Berlaku

Peraturan itu mengatur soal relaksasi kredit bagi seluruh usaha kecil menengah sejumlah sektor yang mempunyai hutang di bawah Rp 10 Miliar

BIRO PERS/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  - Keluhran para tukang ojek online yang masih ditagih oleh para debt collector dijawab dengan tegas oleh Presiden Joko Widodo.

Kebijakan yang dibuatnya menangguhkan cicilan kendaraan bagi pengemudi ojek online dan taksi online ternyata belum berlaku di bulan Maret 2020.

Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan penangguhan cicilan kendaraan baru berlaku mulai bulan April.

Hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Jokowi kepada Otoritas Jasa Keuangan.

"Sudah saya konfirmasi ke OJK dimulai bulan April ini sudah efektif," kata Jokowi di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan Kompas.com terkait masih adanya pengendara ojek online yang ditagih cicilan kendaraannya oleh debt collector setelah kebijakan penangguhan diumumkan.

Jokowi memastikan bahwa Peraturan OJK yang mengatur tentang penangguhan kredit ini sudah rampung, yakni POJK Nomor 11/POJK.03/2020.

Peraturan itu mengatur soal relaksasi kredit bagi seluruh usaha kecil menengah sejumlah sektor yang mempunyai hutang di bawah Rp 10 Miliar.

Relaksasi diberikan bagi masyarakat yang mata pencahariannya terdampak virus corona Covid-19.

"Saya juga sudah menerima peraturan OJK ini khusus berkaitan kredit tadi, artinya bulan April ini sudah bisa berjalan," kata dia.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved