Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

PHRI Babel Minta Pembebasan Pajak dari Pemerintah Daerah, Okupansi Turun dan Puluhan Hotel Tutup

Pandemi Corona (Covid-19) yang terjadi saat ini memukul sektor industri secara menyeluruh, khususnya sektor Hotel dan Restoran di Indonesia.

Penulis: Iwan Satriawan (Wan) CC | Editor: Ardhina Trisila Sakti
IST / Anggi
Ilustrasi Hotel 

1. Membebaskan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
2. Membebaskan pemungutan pajak hotel dan restoran sampai bulan Desember 
2020.
3. Membebaskan pajak hiburan,
4. Membebaskan pajak reklame,
5. Memberi relaksasi terhadap:
a. Pajak air tanah,
b. Pajak penerangan jalan.

"Relaksasi atau stimulus ini kami harapkan dapat membantu meringankan cashflow perusahaan, guna menjaga agar beban perusahaan terhadap karyawan dan utilitas dapat tetap terjaga," ungkap pria yang akrab disapa BPJ tersebut.

Di samping itu Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Golkar itu juga menyampaikan berkaitan dengan konsolidasi internal keanggotaan untuk perhotelan sebagian besar sudah tercatat bergabung di PHRI. 

Namun belum semua Restoran yang ada di Babel bergabung di PHRI.

"Untuk itu kami persilakan para pengelolah Restoran yang ada di Pulau Bangka segera berkoordinasi dengan Pak Wendo  Sekretaris BPD PHRI Babel di nomor 081280075991 dan yang ada di Pulau Belitung dengan Ketua BPD PHRI Belitung Ibu Jovita Rama Chistine di nomor 08117172883," pungkasnya.

(bangkapos.com/Iwan Satriawan)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved