Virus Corona

343 Warga Binaan Dibebaskan Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Sebanyak 343 warga binaan Rutan Cipinang dibebaskan, karena kondisi Rutan Cipinang penuh atau melebihi kapasitas.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

BANGKAPOS.COM--Sebanyak 343 warga binaan Rutan Cipinang dibebaskan, karena kondisi Rutan Cipinang penuh atau melebihi kapasitas.

Mengenai ratusan warga binaan Rutan Cipinang dibebaskan, ditetapkan pihak Kementerian Hukum dan HAM RI.

Selain beralasan Rutan Klas I Cipinang Jakarta Timur penuh, 343 warga binaan permasyarakatan dibebaskan, jadi bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pembebasan 343 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Klas I Cipinang, juga dikarenakan mendapatkan hak integrasi dan asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM.

Karutan Klas I Cipinang Muhammad Ulin Nuha mengatakan mereka yang mendapat hak asimilasi dan integrasi dari pemerintah dikenakan wajib lapor.

"Dikenakan wajib lapor satu minggu sekali ke Bapas (Badan Pemasyarakatan). Tapi wajib lapornya enggak harus datang, bisa via online," kata Ulin di Rutan Klas I Cipinang, Rabu (1/4/2020).

Selain dikenakan wajib lapor, mereka tak diperbolehkan berkeliaran bebas sesuai tujuan pemerintah memberikan hak asimilasi dan integrasi.

Yakni guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan Rutan dan Lapas Indonesia yang sudah terlampau kelebihan kapasitas.

"Harus di rumah, enggak boleh ke luar kota. Karena tujuannya kan agar mereka tak berkumpul. Mereka juga kita pantau, dipantau petugas Rutan dan Bapas," ujarnya.

Ulin menuturkan 343 napi Rutan Klas I Cipinang yang mendapat hak asimilasi dan integrasi diharuskan wajib lapor di sisa masa tahanannya.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved