Berita Pangkalpinang

Dampak Virus Covid-19 Perekonomian Menurun, UMKM Berharap Adanya Bantuan Pemerintah

Dengan keadaan perekonomian seperti saat ini membuat pelaku UMKM mengambil keputusan sementara untuk merumahkan karyawan

Bangkapos.com/Ira Kurniati
Monica Haprinda Maulan Aklil, Ketua TP PKK Pangkalpinang mengunjungi stand produk UMKM Zulaika, sebagai pendukung indikator produk unggulan kelurahan Temberan, Selasa (23/7/2019) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Mewabahnya virus corona atau Covid-19 yang terjadi di Indonesia berdampak terhadap perekonomian, terutama kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Satu diantarnya pelaku UMKM minuman dan makan, Yan mengatkan, dengan adanya wabah virus Covid-19 ini terjadi penurunan omzet dan membuat mereka memilih strategi penjualan yang tepat.

"Biasa jualan offline, sekarang kita lebih tingkatkan jualan online. Namun, hal tersebut tidak semaksimal jualan offline," ujar Yan saat dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (1/4/2020).

Dengan keadaan perekonomian seperti saat ini membuat dirinya mengambil keputusan sementara untuk merumahkan karyawan.

"Pemasukannya juga rendah bahkan hampir tidak mencukupi untuk menutupi gaji karyawan, jadi terpaksa harus merumahkan karyawan sementara,"ucapnya

Dia mengungkapkan, jika keadaan ini terus berlangsung dalam dua bulan yang akan datang, dirinya terpaksa harus menjual beberapa aset yang ada.

"Jika dalam dua bulan kedepan keadaan perekonomian masih seperti ini, apapun aset yang ada terpaksa harus kita jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena omzet tidak sesuai dengan biaya pengeluaran sehari-hari," tuturnya

"Semoga para pelaku UMKM seperti kita ini mendapatkan bantuan dana atau bantuan subsidi untuk menutupi menurunnya omzet jualan saat ini," harapnya

Berbeda dengan pelaku UMKM makanan saiap saiap patah yang satu ini, Resya mengungkapkan, selama wabah virus Covid-19 penjualannya masih tetap stabil seperti biasanya.

"Alhamdulillah penjualan stabil, produk saiap saiap patah sold terus, paling kalo nyisa dua sampai dengan lima kotak," ujar Resya

"Untuk pengurangan pegawai juga kita tidak, dan alhamdulillah kita nambah pegawai. Namun, saat ini jualan tidak diporsir, dimana dalam seminggu kita libur dua hari," tuturnya.

Dia mengungkapkan, selama wabah ini kita jangan panik, selalu berdoa dan jangan lupa untuk saling berbagi.

"Allah mendengar segala doa makhluknya, karena itu kita jangan lelah untuk berdoa dan sedekah, dan jangan lupa juga kita selalu menjaga diri kita dengan mengutamakan kesehatan," tuturnya

"Semoga wabah ini segera berakhir, agar masyarakat bisa beraktivitas kembali, terutama UMKM seperti kita yang harus selalu bangkit dan semangat" ujar Resya.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved