Berita Pangkalpinang

Program Panjat Tebing Baru Berjalan 10 Persen, Training Center Tak Lagi Di Solo

Dampak pandemi virus Corona Covid-19, membuat program cabang olahraga panjat tebing tak berjalan mulus guna persiapan PON 2020 di Papua.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Para atlet dan pelatih panjat tebing foto bersama usai cabang olahraga panjat tebing di ajang Porwil X Sumatera 2019 di Bengkulu, Selasa (5/11/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dampak pandemi virus Corona Covid-19, membuat program cabang olahraga panjat tebing tak berjalan mulus guna persiapan PON 2020 di Papua.

Hal ini karena Pelatda Terpusat yang sebelumnya dilakukan di Solo, harus terhenti dan para atlet dikembalikan ke rumah masing-masing.

Tim teknis Pelatda PON 2020, Yakni Yasir bahkan mengungkapkan, atlet panjat tebing baru memasuki tahap kondisi fisik saat berada di Solo.

"Di Solo kemarin baru 10% karena memang baru satu bulan berjalan, hitungannya sembilan bulan TC ini targetnya habis lebaran baru di porsir habis. Hal ini saya rasa juga berlaku di seluruh Indonesia, gak hanya di Bangka Belitung saja. Ya saat ini tinggal strategi pelatih saja gimana cara mengkondisikan, sehingga target itu tercapai," jelas Yasir saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Rabu (01/04/2020).

Bahkan usai pandemi virus Corona Covid-19 berakhir, tim panjat tebing Bangka Belitung tak akan kembali ke Solo untuk melakukan training center.

"Target kita tidak akan ke Solo lagi, misalkan PON tidak diundur kita akan stand by di pulau Bangka ini. Alasan kalau kemarin di pulau Jawa banyak sparing partner, tapi dengan kondisi corona ini paling tryout aja yang di luar daerah," tuturnya.

Lebih lanjut untuk kondisi saat ini, atlet tetap mengikuti Pelatda namun secara berjalan atau dapat dilakukan dirumahnya masing-masing.

"Dipulangkan ke Bangka dan di Bangka latihannya masing-masing atlet, program latihan diserahkan ke atlet. Jadi sekarang itu programnya masih umum yaitu fisik, tapi sekarang yang penting kondisi mereka stabil. Untuk teknisnya saat ini belum bisa kita capai secara maksimal karena kondisi sekarang, tapi di Bangka bisa latihan di dinding padang baru Pangkalpinang dan terentang Bangka Tengah," ungkap Yasir.

Sementara itu Yasir juga berharap atlet dapat menjaga kesehatan hal ini karena cabang olahraga panjat tebing, menjadi satu diantara cabang dengan potensi besar untuk mendapatkan medali emas.

"Untuk atlet yang melakukan training center berjalan tetap jaga kesehatan, insyaallah semua akan berjalan sesuai target,"harap Yasir.  (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved