Berita Pangkalpinang

Selama Belajar Online Diknas Babel Minta Guru Tak Banyak Berikan Tugas ke Siswa

Tak hanya kemampuan penguasaan guru terhadap IT, namun dalam segi pemberian tugas kepada siswa juga menjadi sorotan

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung, Muhammad Soleh saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (01/04/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Antisipasi penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19), membuat metode belajar pertemuan tatap muka berubah menjadi metode online.

Hal ini dimungkinkan untuk tidak tatap muka dan dialihkan secara online, namun hal ini bukan berarti para siswa libur.

Menanggapi situasi tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung yakni Muhammad Sholeh mengatakan terdapat beberapa kekurangan dalam metode belajar online.

"Untuk efektifitasnya cukup efektif, namun ada kelemahan. Tidak semua guru menguasai teknologi informasi, kalau guru yang menguasai mungkin akan sangat bermanfaat. Lalu kalau guru yang tidak menguasai tentunya, mereka lebih efisien menggunakan aplikasi whatsapp grup. Harapan kita walaupun melaksanakan secara online, tapi bisa menyelesaikan target kurikulum," ujar Soleh saat diwawancari Bangkapos.com, Rabu (01/04/2020).

Tak hanya kemampuan penguasaan guru terhadap IT, namun dalam segi pemberian tugas kepada siswa juga menjadi sorotan.

"Justru saat ini kita dapat informasi terlalu banyak tugas yang diberikan guru, jadi setiap hari itu banyak tugas. Kita harapkan berikan tugasnya jangan terlalu membebani siswa, cukup untuk mereka mengulang saja. Jangan berikan banyak tugas, sehingga beban anak dirumah jadi besar," harapnya.

Lebih lanjut mengenai akses internet, Soleh tak khawatir dengan hal tersebut karena belum ada laporan internet menjadi faktor penghambat dalam metode online saat ini.

"Kalau kita secara internet seluruh sekolah masuk, karena kita ada kerjasama dengan Telkom. Jadi kalau yang jauh-jauh itu kita menggunakan satelit langsung, hal ini membantu kita untuk internet," jelasnya.

Tak adanya masalah internet juga dibuktikan Soleh, melalui lancarnya tryout yang sudah berjalan sebanyak tiga kali.

"Saat tryout tiga kali kemarin kita lancar, yang membuat soal sekolah guru masing-masing yang juga melakukan evaluasi mereka. Kalau sampai akhir tahun pelajaran ini, tidak memungkin melaksanakan pelajaran di sekolah. Maka kita akan melakukan ujian akhir sekolah juga menggunakan online, hal ini sedang kita persiapkan untuk jadwal. Kemudian karena ini akan dilakukan sekolah masing-masing, tentu sekolah harus mempersiapkannya," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved