Virus Corona

ASN Ada yang Gajinya Rp 2 Juta, Bagaimana Mau Disumbangkan untuk Corona?

Gubernur Jawa Barat menyatakan akan melakukan pemotongan gaji atau tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bangkapos.com
Ilustrasi PNS 

"Kemungkinan kita sifatnya imbauan saja, bukan pemotongan, seperti kemarin bencana alam lewat KORPRI, urunan. Kan ini sifatnya kemanusiaan juga, jadi bisa sunah muakad jadinya (bisa wajib)," ucap Burhanuddin. (TribunNewsmaker/ *)

Sumbangan Sekolah

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan menerapkan permintaan sumbangan ke tiap-tiap sekolah. Besar sumbangan Rp 100.000 per sekolah.

“Benar, karena melihat situasi perkembangan virus corona yang belum mereda sehingga perlu memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati Yulia, Senin (30/3/2020).

Menurutnya bantuan itu diberikan khususnya bagi dunia pendidikan. Sebab Pemkot Tangerang mengeluarkan kebijakan kepada seluruh sekolah untuk belajar di rumah sampai Lebaran Hari Raya Idul Fitri.

“Khusus yang belajar di rumah masih banyak orang tua siswa yang kesulitan kuota internet atau pulsa,” ucapnya.

Terlebih kegiatan belajar mengajar dilakukan sistem daring atau online. Maka dari itu pemerintah setempat memikirkan hal ini.

“Sehingga bisa mendukung pembelajaran secara online dan juga ingin membantu kepada masyarakat yang kurang mampu melalui paket sembako,” kata Masyati.

Kepada Wartakotalive.com, Masyati menjelaskan mengenai kebenaran surat edaran ini. Ia pun meluruskan mengenai maksud dan tujuan kebijakan itu.

Saat disinggung soal aturan guru, orang tua murid dan siswa diwajibkan menyumbang menimal Rp 100 ribu, Masyati pun membantah soal itu.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved