Berita Pangkalpinang

Ketua Dewan Pendidikan: Jangan Berikan Beban Berat Pelajaran Akademik Pada Anak Selama Dirumahkan

Ketua Dewan Pendidikan Babel Prof Bustami Rahman mengatakan jangan terlalu menekankan pelajaran akademik pada pelajar.

Dokumen Bangka Pos
Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Prof Bustami Rahman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Dewan Pendidikan Babel Prof Bustami Rahman mengatakan jangan terlalu menekankan pelajaran akademik pada pelajar.

"Ini kan masa darurat ya, jadi tidak termasuk program kita yang reguler, karena itu hal-hal yang bersifat tidak regular itu supaya tidak dulu ditekankan kepada para pelajar kita," ujar Bustami kepada Bangkapos.com, Kamis (02/04/2020)

Dia mencontohkan untuk wilayah pedesaan yang tidak memiliki akses internet begitu bagus dan fasilitas lainnya tidak perlu dipaksakan.

"Jadi kalau misalnya ada tugas rumah dari gurunya, ya silahkan dikerjakan sebagimana mestinya, dan itupun menurut arahan kemnetrian PR atau tugas rumah itu tidak melulu masalah ilmu pengetabuan atau tidak selalu masalah pembelajaran akademik," jelasnya.

Namun lebih berkenaan dengan pembelajaran pembinaan karakter dan moral atau bahkan ilmu pengetahuan tentang corona.

"Nah jangan terlalu menekankan kepada anak-anak itu, masih banyak pelajaran yang bisa kita ajarkan tidak selalu tentang akademik dan pembelajaran tentang disekolah, tapi ajarkanlah tentang keseharian dirumah dulu," katanya

Menurutnya, jika beberapa pelajar di Desa yang sedikit tertinggal pelajaran akedemik sebab keterbatasan fasilitas dan akses internet, bukan lah menjadi masalah.

"Tidak apa-apa, dan ujian nasional (UN) kan memang sudah dihapuskan, jadi tergantung pada sekolahnya masing-masing, udah lah jangan terlalu dibebankan pelajar kita, dulu kami juga mengalami hal yang sama, satu tahun tidak sekolah, satu tahun tidak kuliah, kan semua juga mengalami hal yang sama, jadi jangan terlalu ditekankan pelajar kita itu," paparnya

Dia mengatakan, jika memang sampai dengan bulan Mei akhir virus ini baru akan reda, tidak apa-apa tidak akan ada masalah jika anak-anak kita tetap dirumahkan terlebih dahulu.

"Nah kalau guru-guru mau anak-anak tidak berkeliaran kan, jadi via daring itu aja yang tidak begitu menkankan tapi, tidak usah dipaksa pembelajaran akademik dan tidak perlu ada ujian berkenaan dengan itu, guru juga pasti sudah pusing dengan ini, yang penting orang tua nya mengajarkan kehidupan sehari-hari, seperti mencucintangan, mengepel, memasak, itu juga sudah pembelajaran justru itu yang lebih penting," tegasnya

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved