Virus Corona di Bangka Belitung
RSUP Terima 400 Rapid Test dari Dinkes Babel, RSUD Depati Hamzah akan Anggarkan 1000 Rapid Test.
RSUP Soekarno sudah menerima 400 rapid test, alat untuk mempercepat tes bagi pasien diduga terpapar wabah Covid-19 di Pulau Bangka
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS COM, BANGKA -- Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli mengaku pihak RSUP Soekarno sudah menerima 400 rapid test, alat untuk mempercepat tes bagi pasien diduga terpapar wabah Covid-19 di Pulau Bangka.
"Sudah ada hari ini dari Dinkes Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jumlah ada 400 pack, sudah dipakai tadi ke rumah ODP yang satu pesawat dengan PDP yang meninggal dari Toboali dan hasilnya negatif," ujar dr Armayani saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (2/4/2020).
Sehingga jumlah rapid test di RSUP Ir Soekarno dikatakannya tersisa 395 pack saat ini.
Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Fauzan mengatakan pihaknya belum mengambil rapid test, tetapi ada 500 pack yang akan didistribusikan ke kota Pangkalpinang.
"Sementara ini dari BNPB yang didistribusikan untuk kota Pangkalpianng ada 500 pack tetapi kami belum mengambil. Karena rapid test itu diprioritaskan untuk ODP, PDP dan petugas medis yang bertugas di ruang isolasi,"ujar dr Fauzan.
Disebutkannya, kebijakan pembagian untuk rumah sakit dan fasilitas kesehatan seperti puskesmas itu nanti diatur oleh dinkes kota Pangkalpinang.
"Kami juga nanti akan menganggarkan untuk kami sendiri, sebanyak 1000 pack untuk RSUD Depati Hamzah sendiri dalam menangani baik PDP dan ODP," jelasnya.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dirut-rsup-ir-soekarno-dr-armayani-saat.jpg)