Breaking News:

Gosip Selebritis

BEBAS dari Penjara, Roro Fitria Ungkap Keinginannya Jalankan Perintah Orangtua

Dia bercerita banyak tentang keadaannya saat di penjara dan keinginanya menjalankan perintah orang tuanya

Penulis: Muhammad Noordin | Editor: Edi Yusmanto
Tribunnews/Jeprima
Terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba jenis shabu, Roro Fitria menangis usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018). Pada sidang putusan tersebut Roro Fitria divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. 

Usai Bebas dari Penjara, Roro Fitria Ungkap Keinginan Menjalankan Perintah Orang Tuanya

BANGKPAOS.COM -- Roro Fitria merupakan selebritis yang ikut bebas dari penjara terkait kebijakan covid 19 untuk seluruh tahanan Indonesia.

Rasa bahagia mendapat kabar tersebut tidak bisa dibendung selebrtis yang telah menjalani hukuman dua tahun lebih ini.

Tampil mengenakan pakaian syari dengan jilbab dan baju terusan yang menutupi seluruh tubuhnya, Roro menyapa awak media dan orang yang menunggunya dengan ramah.

Dia bercerita banyak tentang keadaannya saat di penjara dan keinginanya menjalankan perintah orang tuanya.

" Ini sangat surprise bagi saya, dua tahun dua bulan tidak sebentar menjalankan kehidupan di penjara, di dalamnya dengan berbagai karakter membuat pikiran bercabang, tapi kalau kita bisa ikhlas dan bertawakal kepada allah, insyaallah bisa kuat, dan saya berharap kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap Roro, seperti dikutip Bangkapos.com dari channel YouTube SILET, 'Tangis Bahagia Roro Fitria Pasca Bebas Dari Sel'.

Roro mengungkapkan, masa awalnya di penjara membuat dirinya tertekan baik psikis maupun psikologi.

Hal tersebut membuat hatinya hancur hingga kejiwaannya drop.

Apalagi mendapat kabar ibunya meninggal dunia, itu membuatnya terpukul.

" Saya berharap kabar meninggalnya ibu saya tidak benar waktu itu, tapi kenyataannya dia telah pergi, hati saya hancur," jelasnya

Dia mengaku usai lepas dari penjara ingin menjalankan kehidupan lebih baik terlebih keinginan orang tuanya untuk berumah tangga.

Menurutnya tidak ada kriteria khusus calon suami nanti, terpenting adalah bisa menjad imam bagi dirinya, membimbingnya ke arah lebih baik.

Soal profesi dan pekerjaan suaminya nanti ia lebih memilih pria yang memiliki budi pekerti yang baik.

" Yang pasti kriteria calon suami nantinya berbeda sebelum saya masuk penjara dan bebas, sekarang saya berusaha taaruf, ia seorang imam yang bisa membimbing di dunia maupun di akhirat, apapun profesi di mata Allah sama yang membedakan adl ibadahnya, kebaikannya, budi pekertinya, apa pun yang diberi saya sangat bersukur," jelasnya

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved