Breaking News:

Mengapa Tes Corona Terkesan Lama?

Penanganan pandemi Covid-19 dimulai dari metode pendeteksian, perawatan, dan pencegahan

Mengapa Tes Corona Terkesan Lama?
IST/dokumen pribadi
Annette d’Arqom, dr., PhD. (Cand.) (Pengajar FK UNAIR)

Mengapa Tes Corona Terkesan Lama?

Oleh: Annette d’Arqom, dr., PhD. (Cand.) (Pengajar FK UNAIR)

Penanganan pandemi Covid-19 dimulai dari metode pendeteksian, perawatan, dan pencegahan.

Terkait penanganan tersebut, publik meragukan pemerintah karena perlu berminggu-minggu untuk memastikan bahwa Covid-19 ini sudah positif menginfeksi penduduk Indonesia.

Melihat begitu massifnya penderita berjatuhan di China dan eratnya hubungan Indonesia - China, publik bertanya-tanya.

Sebagian tenaga kesehatan termasuk yang bersuara keras. Mengapa begitu lama?

Untuk menjelaskan polemik terkait variabel waktu tersebut, tulisan ini menjelaskan beberapa jenis tes yang telah dan memungkinkan untuk digunakan.

Prosedur medis awal dalam memeriksa pasien umum diawali dengan menanyakan kondisi keluhan.

Pasien yang datang dengan keluhan batuk pilek akan diberikan obat sesuai gejala atau simptomatik seperti antitusif, ekspektoran, atau dekongestan, kemudian diminta untuk melihat perkembangannya dalam waktu 1 minggu.

Apabila pasien tersebut juga demam dengan temperatur tubuh 38 derajat celcius, maka akan diberikan obat paracetamol atau antibiotik jika dicurigai infeksi bakteria.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved