Data Angka Kematian Dokter dan Perawat di Seluruh Dunia akibat Virus Corona April 2020

Beberapa pekerja kesehatan tewas sepanjang masa wabah virus corona di seluruh dunia, termasuk di China, Inggris, Spanyol, Perancis, Italia dan Iran.

INTISARI
Virus corona (Covid-19). 

BANGKAPOS.COM - Beberapa pekerja kesehatan tewas sepanjang masa wabah virus corona di seluruh dunia, termasuk di China, Inggris, Spanyol, Perancis, Italia dan Iran.

Berdasarkan data dari International Council of Nurses, Howard Catton selaku pejabat pimpinan eksekutif mengatakan bahwa sebanyak sembilan sampai 14 persen kasus infeksi menerpa tim medis di Italia dan Spanyol.

"Terdapat juga kematian di antara para perawat di Italia dan Spanyol, juga di Iran dan Indonesia, beberapa dari mereka bahkan bunuh diri," papar Catton.

Dia mengakui adanya kasus infeksi virus corona di kalangan tenaga medis karena kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) yang secara umum sudah banyak berkurang.

"Namun, para perawat adalah pejuang di garda depan, mereka pahlawan dan mereka harus dilindungi."

Melansir Newsweek, berikut ini data angka kematian tenaga medis (dokter dan perawat) pada April 2020.

Italia, sebanyak 66 orang.
China, sebanyak 13 orang.
Inggris, sebanyak 5 orang.
Perancis, sebanyak 5 orang.
Spanyol, sebanyak 5 orang.
Iran, sebanyak 3 orang.
AS, satu orang.
Yunani, satu orang.
Polandia, satu orang.
Pakistan, satu orang.

Amerika Serikat (AS)

Dr Frank Gabrin (60) seorang dokter ruang gawat darurat yang merawat pasien dengan gejala virus corona, meninggal pada Selasa (31/3/2020) setelah menunjukkan gejala yang sama dan berusaha untuk pulih di rumah.

Berdasarkan keterangan temannya kepada New York Post, Dr Gabrin dilaporkan menggunakan masker bedah yang sama selama seminggu karena kekurangan peralatan sebelum dia meninggal.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved