Virus Corona

Awas Gelombang Kedua Virus Corona Jika Indonesia Tak Terapkan Social Distancing Secara Ketat

Social distancing dalam skala ketat di Indonesia harus dilakukan untuk mencegah gelombang kedua virus corona.

Bangkapos.com/Yuranda
Tim gabungan saat menyampaikan imbauan kepada pengelola warnet, kafe, restoran dan tempat keramaian lainnya untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (23/3/2020). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Social distancing dalam skala ketat di Indonesia harus dilakukan untuk mencegah gelombang kedua virus corona.

Saran itu disampaikan Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan.

Iwan menilai saat ini pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan Virus Corona secara ketat.

Hal itu disampaikan Iwan Ariawan saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada Minggu (5/4/2020).

Menurut Iwan Ariawan, diperlukan pembatasan sosial berskala besar dengan ketat.

"Menurut kami belum, karena intervensi intensif itu kita perlu melakukan social distancing dalam skala besar dan ketat."

"Jadi artinya harus diawasi bukan hanya sukarela," ujar Iwan.

Selain itu diperlukan tes Covid-19 lebih besar namun tepat sasaran dan dengan metode yang menghasilkan akurasi tinggi.

"Kemudian kita harus melakukan tes yang banyak untuk mendeteksi orang-orang dengan Covid-19 yang positif, dan segera lakukan isolasi."

"Tentunya tes itu dilakukan juga pada orang-orang yang tepat dengan metode yang akurasinya tinggi," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved