Virus Corona di Bangka Belitung

Daun Leben Bisa Sembuhkan Penderita Virus Corona, Ini Penjelasan Apoteker tentang Khasiatnya

laban atau leben (Vitex pubescens Vahl) diketahui bahwa daun dan kulit kayu secara tradisional sering digunakan untuk pengobatan

Bangkapos.com/Suhardi Wiranata
Sudarsono, M.Sc, Kepala Instalasi Farmasi RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Video satu pria asal Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sempat membuat warganet heboh ditengah pandemi Covid-19 atau virus corona.

Pasalnya, dalam video tersebut ia mengatakan dalam mimpinya, bahwa mendapatkan petunjuk perihal obat yang dapat menyembuhkan Covid-19.

Obat yang disebutkannya tersebut adalah pucuk daun laban atau leben (sebutan di Bangka--red).

Apoteker Farmasi Klinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang Apt. Sudarsono M.Sc menjelaskan kandungan leben secara ilmiah.

"Dari penelusuran literatur bahwa tumbuhan ini merupakan genus dari keluarga Verbenaceae, yang terdiri dari 250 spesies. Laban sendiri yang dimaksud bernama ilmiah Vitex pubescens Vahl. Tapi apakah laban (leben--red) yang dimaksud pria dalam video itu Vitex pubescens Vahl?," ujar Sudarsono saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Senin (6/4/2020).

Dijelaskan dari beberapa literatur yang diperolehnya, laban atau leben (Vitex pubescens Vahl) diketahui bahwa daun dan kulit kayu secara tradisional sering digunakan untuk mengobati encok, demam, penawar racun kalajengking, gangguan saluran cerna, meningkatkan nafsu makan, disentri, anti pembengkakan, rhinitis, kanker dan juga untuk meningkatkan stamina.

Selain itu, juga sering digunakan pengusir serangga (bug rapellent), antifungi, antimikroba, untuk menstruasi dan gynecology.

"Tumbuhan itu sudah pernah diteliti dan beberapa kandungannya sudah ditemukan. Diantaranya senyawa yang pernah diidentifikasi dari ekstrak kulit kayu laban oleh Lenny Anwar dkk dari Departemen Kimia dan Farmasi Andalas tahun 2015 adalah Andrographolide dan Methyl p-hydroxybenzoate,"sebut Sudarsono.

Senyawa Andrographolide berdasarkan literatur memiliki aktivitas biologis sebagai anti-inflamasi, anticancer dan antitumor, immunology, anti-diabetes, antimikroba, dan antivirus.

Sedangkan senyawa Methyl p-hydroxybenzoate dapat digunakan sebagai antijamur untuk makanan dan kosmetik.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved