Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gelang Pemutus Mata Rantai Covid-19 di Babel, Khusus Dikenakan Penumpang Pesawat dan Pelabuhan

Penggunaan gelang khusus ini sebagai Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk mencegah dan mendeteksi dini dari Covid-19

Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
IST/Gugus Tugas Covid-19
Sebanyak 5.000 gelang anti air dan robek akan dipasangkan ke penumpang yang baru tiba di Bandara maupun Pelabuhan baik itu di Belitung maupun Bangka, sebagai upaya mendeteksi dini orang masuk terbebas dari Covid-19. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 5.000 gelang khusus anti air dan robek akan dipasangkan ke penumpang yang baru tiba di Bandara maupun Pelabuhan baik itu di Belitung maupun Bangka.

Penggunaan gelang khusus ini sebagai Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk mencegah dan  mendeteksi dini dari Covid-19.

Ketua Sekretariat Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Puskodalops) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa, mengatakan, gelang ini diharapkan bisa membantu petugas mendeteksi setiap orang yang masuk.

Apakah berisiko menularkan virus Covid-19 atau tidak.

"Dengan gelang ini diharapkan bisa memutus mata rantai virus, juga mengklasifikasikan penumpang masuk ke cluster mana, ini akan memudahkan petugas,"kata Mikron Antariksa kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Mikron, menjelaskan, beberapa waktu lalu timnya, sempat kesulitan untuk melacak penumpang yang satu pesawat dengan pasien positif.

Sehingga dengan adanya gelang ini, diharapkan penumpang akan mudah dihubungi untuk keperluan pemeriksaan nantinya.

"Untuk jenisnya ada dua, yang bakal dipasang untuk di Pulau Bangka berwarna hijau tercantum nomor call center Gugus Tugas dan barkode serta keterangan klasifikasi pengguna, sedangkan di Pulau Belitung berwarna orange memiliki call center dan klasifikasi,"jelasnya.

Dia menambahkan, setiap warga yang masuk ke Babel, saat ini dikatagorikan orang dengan risiko, sehingga diberikan gelang dan diminta untuk Isolasi mandiri.

"Sehingga ketika ada gejala atau lainnya, kita akan mudah melakukan langkah selanjutnya. Sebanyak 5.000 gelang disiapkan tim, yang khususnya dikenakan bagi penumpang pesawat yang masuk ke Babel, kemudian anak buah kapal yang masuk di pelabuhan, di Bangka ada 3.000 sedangkan di Belitung ada 2.000 buah,"katanya.

Kepala BPBD Babel ini, mengatakan Gubernur Babel juga merespon terkait inovasi yang dilakukan ini, dengan harapan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Kami juga terus bekerja agar dengan cara ini bisa mengantisipasi penyebaran virus ini. Kepada masyarakat yang sudah menggunakan gelang ini, untuk berdiam diri di rumah, atau isolasi mandiri, masyarakat lain juga bisa menjadi pemantau, apabila ada yang mengenakan gelang berkeliaran, supaya bisa diingatkan demi kebaikan bersama,"katanya (Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved