Virus Corona di Bangka Belitung

Tak Hanya Ingin Update Status di Rumah Aja, Guru Mandarin Ini Buat dan Bagikan Masker Kain Gratis

pemuda asal Pangkalpinang, Beni (23) dan Ibunya Kim Pit (57) berinisiatif untuk membuat masker kain yang dibagikan secara gratis ke masyarakat.

Bangkapos.com/Sela Agustika
Beni (23) dan Ibunya Kim Pit (57) saat melakukam aktivitas menjahit masker kain 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Di tengah mewabahnya virus Covid-19, membuat pemuda asal Pangkalpinang, Beni (23) dan ibunya Kim Pit (57) berinisiatif untuk membuat masker kain yang dibagikan secara gratis ke masyarakat.

Beni yang bekerja sebagai guru mandarin di SD Bahagia dan SMP Budi Mulia mengatakan situasi seperti ini membuat dia berpikir untuk bisa bangkit dan membantu sesama.

"Kalau boleh jujur motivasi terbesar saya sebenarnya untuk bisa membantu sesama, karena saat ini banyak orang yang memanfaatkan situasi dan kondisi. Sementara saat ini kita sedang dalam bencana, dari sini saya berinisiatif membuat masker untuk dibagikan secara gratis," ungkapnya saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (6/4/2020)..

Pembagian 100 masker ke anak asrama Seminari Mario John Boen, Pangkalpinang.
Pembagian 100 masker ke anak asrama Seminari Mario John Boen, Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

"Sementara itu, saya juga berpikir kondisi seperti ini apa yang dapat kita berikan untuk orang lain? Apa kita hanya bisa posting foto dan upload dengan hastag dirumahaja? Tentunya semua tidak akan berubah tanpa adanya tindakan," tambah Beni

Ia mengungkapkan tujuannya membagikan masker secara gratis ingin membuat kota beribu senyuman ini tetap tersenyum.

"Sebenarnya, yang buat masker ini adalah ibu saya, dengan ide awal muncul dari saya. Berhubung saya tidak bisa membuat masker, jadi pembuatan sepenuhnya dibantu oleh ibu dan saya hanya bantu gunting kain dan packing masker saja," ujarnya

Masker yang dibuat dia dan ibunya ini menggunakan bahan kain hero.

Hasil masker jahitan Beni dan ibunya Kim Pit.
Hasil masker jahitan Beni dan ibunya Kim Pit. (ISTIMEWA)

Dia mengatakan hari ini merupakan hari ke 12 pembuatan masker dan sudah terbuat sebanyak 400 masker.

"Saat ini, sudah kurang lebih sudah 300 masker yang dibagikan ke masyarakat dan kemarin 100 masker kita bagikan ke anak asrama Seminari Mario John Boen Pangkalpinang," tuturnya

Diakui Beni, Ibunya merupakan sosok yang luar biasa.

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved