Ketahui Cara Mendeteksi Kiprok yang Mulai Rusak

Kiprok adalah komponen pada sistem kelistrikan sepeda motor. Komponen ini memiliki fungsi cukup penting.

Donny Apriliananda
Kiprok pada sepeda motor, salah satu penyebab tidak stabilnya pengisian aki. 

BANGKAPOS.COM - Kiprok adalah komponen pada sistem kelistrikan sepeda motor

Komponen ini memiliki fungsi cukup penting.

Dalam bahasa teknisnya, kiprok disebut dengan rectifier regulator.

Asep Suherman, Kepala Bengkel AHASS Daya Motor Cibinong dan Sawangan, mengatakan, kiprok berfungsi untuk menyuplai arus untuk pengisian ke aki.

Arus listrik tersebut didapat dari alternator atau sepul.

"Sepul menghasilkan arus bolak-balik (AC/Alternating Current) dan diubah oleh kiprok menjadi arus searah (DC/Direct Current) untuk selanjutnya disimpan di aki," ujar Herman, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Herman menambahkan, untuk mendeteksi kerusakan pada kiprok, ada beberapa gejala yang bisa dirasakan.

Salah satunya adalah pengisian listrik pada aki menjadi tidak sempurna.

"Aki menjadi cepat tekor atau soak, sekalipun kondisi aki masih baru," kata Herman.

Cara lain untuk mendeteksinya adalah dengan melihat cahaya yang dihasilkan lampu depan.

Jika saat putaran mesin tinggi, tetapi lampu tetap redup atau bahkan bohlam putus, bisa jadi kiprok rusak.

Cara tersebut berlaku untuk sistem penerangan yang masih mengandalkan sepul.

Sebab, fungsi kiprok juga sebagai penstabil arus yang dihasilkan oleh sepul. (Kompas.com/Donny Dwisatryo Priyantoro)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cara Deteksi Kiprok yang Mulai Rusak

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved