Berita Belitung

Manfaatkan Ruang Anak dan Kebidanan, RSUD Marsidi Judono Tambah Ruang Isolasi Virus Corona

Dengan adanya tambahan ruangan isolasi ini, dari dua ruangan isolasi menjadi empat ruangan isolasi covid-19

posbelitung.co/dede s
Direktur RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan dr Hendra SpAn 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, selasa (7/4/2020) menambah dua ruang isolasi perawawatan pasien virus corona atau covid-19.

Dua ruangan tambahan tersebut saat ini sedang dalam tahapan renovasi.

Dengan adanya tambahan ruangan isolasi ini, dari dua ruangan isolasi menjadi empat ruangan isolasi.

Direktur RSUD H Marsidi Judono Belitung dr Hendra mengatakan, ruangan isolasi yang ditambah tersebut, mengubah dua ruangan yang semula dipergunakan untuk ruangan anak dan ruangan bidan maupun perawat.

"Itu ruangan bansal urisan yang kami ubah menjadi ruangan isolasi. Sekarang pasien - pasien umum yang ada diruangan itu, sudah kami pindahkan, jadi sekarang sudah kosong," kata Hendra kepada posbelitung.co.

Untuk ruangan rawat anak sendiri kini sudah di pindahkan ke ruangan verlos kamer (VK/ruangan bersalin). Sehingga sekarang ini ada ruangan isolasi A, isolasi B, isolasi C dan isolasi D.

"Tapi yang dua baru ini (ruangan isolasi C dan D) masih dalam tahap direnovasi. Kalau di total semua nya ada 56 bead dan itu ruangan yang bertekanan dengan pasien negatif semua, tapi dalam tahap perawatan, jadi tidak di campur dengan satu ruangan yang pasien positif," ujarnya.

Sejauh ini, untuk pasien umum yang menjalani atau berobat ke RSUD H Marsidi Judono memang mengalami penurunan yang sangat darastis.

Penurunan itu terjadi sekitar 60 persen.

"Ya kondisi sekarang orang banyak takut ke RSUD, kalau bukan karena sudah terpaksa. Tapi kalau untuk pasien umum tetap masih kami terima, karena ini kan rumah sakit rujukan dan pelayanan umum tetap berjalan," jelasnya.

Tidak terkecuali, kata Hendra, pasien yang ingin melahirkan atau bersalin, hingga sekarang masih terus diterima.

Hanya saja, disarankan oleh Hendra, apabila masih bisa melakukan persalinan di rumah sakit lain, lebih bagus.

"Ya jadi sewaktu - waktu rumah sakit ini secara mendadang untuk covid-19 sepenuhnya, maka pasien itu harus pindah ke rumah sakit lain, dan itu sewaktu pasien umum melakukan pendaftaran sudah kami berikan pengertian," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved