Berita Pangkalpinang

Total Kerugian Mencapai Rp6 Miliar, Sejumlah Korban Arisan di Bangka Belitung Lapor ke Polda

Zaidan mengatakan permasalahan ini menjadi kompleks karena Diah Fitriani alias Pipit, si owner arisan, meninggal dunia dua pekan lalu.

bangkapos.com / Deddy Marjaya
Korban penipuan arisan bodong dengan total kerugian mencapai Rp 6miliar melaporkan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung Selasa (7/4/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejumlah korban pembeli arisan dengan total kerugian mencapai Rp 6 miliar lebih, mendatangi Polda Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (7/4/2020).

Kedatangan mereka dengan didampingi oleh pengacara Kombes Pol (Purn) Dr Zaidan guna melaporkan suami istri owner arisan yang dianggap telah melakukan penipuan.

Diah Fitriani alias Pipit selaku owner arisan dan suaminya Harun Suardi.

"Hari ini saya mendampingi sebagian korban arisan melaporkan kasus ini serta keterlibatan suami pelaku korbannya mencapai ratusan orang dari sejumlah wilayah di Bangka Belitung

Zaidan mengatakan permasalahan ini menjadi kompleks karena Diah Fitriani alias Pipit meninggal dunia dua pekan lalu.

Namun demikian mengingat sejumlah harta milik pipit diduga hasil dari menipu lewat arisan bodong dikuasai oleh sang suami Harun Suardi.

Sehngga pihaknya berharap polisi menangkap Harun Suardi dan menyelesaikan permasalahan dengan para korban.

Apalagi jumlah kerugian korban tidak sedikit beberapa diantaranya rugi ratusan juta rupiah.

"Laporan kita ke Polda Babel adalah penipuan dan tindak pidana pencurian uang," kata Zaidan

Lily warga Muntok Kabupaten Bangka Barat yang ditunjuk rekan rekannya membuat laporan mengatakan jumlah korban di Muntok saja mencapai 69 orang ditambah dari daerah lain seperti Pangkalpiang, Bangka, Belitung dan lainnya mencapai 125 orang.

Jumlah kerugian korban bervariasi antara Rp 5 juta sampai Rp 400 juta.

Kerugian dirinya sendiri saja mencapai Rp 250 juta.

Selain menawarkan jual arisan Pipit selaku owner arisan juga menawarkan investasi jual beli barang.

"Awalnya saya beli arisan Rp 29 juta dan akan mendapatkan hasil Rp 35 Juta dalam dua pekan jumlah itu terus bertambah karena pelaku merayu membeli arisan lain dan menawarkan investasi saya pun terpengaruh dan trus menambah sehingga total mencapai Rp 250 juta," kata Lily. (bangkapos.com / Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved