Berita Pangkalpinang

MUI Babel Akan Patuh Dengan Fatwa MUI Pusat Terkait Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19

Fatwa ini bisa menjadi pedoman masyarakat muslim Indonesia untuk mengurus jenazah covid-19 sesuai ajaran Islam

(bangkapos/agus nuryadhyn)
Ketua MUI Babel Dr Zayadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung H Zayadi mengatakan, terkait pemkaman dan pengurusan jenazah covid-19 MUI Babel akan mengikuti aturan yang telah dikeluarkan oleh MUI Pusat.

"Kita akan tetap patuh pada MUI pusat terkait pedoman pengurusan jenazah covid-19 nomor 18 tahun 2020, dan tentunya akan mengikuti prosedur kesehatan dari Dinas Kesehatan langsung," ujar Zayadi kepada Bangkapos.com, Rabu (08/04/2020)

Fatwa ini bisa menjadi pedoman masyarakat muslim Indonesia untuk mengurus jenazah covid-19 sesuai ajaran Islam dengan memerhatikan keselamatan sekitar. 

Adapun Pedoman Pengurusan Jenazah (Tajhiz Al-Jana'iz) Muslim Yang
Terinfeksi Covid-19, Nomor 18 Tahun 2020 tersebut sebagai berikut:

"Pengurusan jenazah (tajhiz al-jana'uz) yang terpapar covid-19, terutama dalam memandikan dan mengafani harus dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang, dengan tetap memperhatikan ketentuan syari'at.

Sedangkan untuk menyalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar covid-19".

Majelis Ulama Indonesia juga telah merilis pedoman mengurusi jenazah covid-19 seperti langkah memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan.

1. Memandikan jenazah covid-19

1. Jenazah dimandikan tanpa harus dibuka pakaiannya

2. Petugas wajib berjenis kelamin yang sama dengan jenazah yang dimandikan atau dikafani

Halaman
123
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved