Breaking News:

WIKI Bangka

Herawati Usaha Kuliner Pembuatan Kue Manfaatkan Media Sosial Sarana Promosi

Inovasi dari buah jeruk kunci, membuat jelly candy dari jeruk kunci. Dia juga membuat berbagai jenis kue lainnya

IST/Herawati
Usaha kuliner milik Herawati  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Usaha Sirup jeruk kunci yang ditekuni oleh Herawati sejak beberapa tahun lalu nampaknya sekarang harus turun omzet mencapai 70 persen.

Hal itu membuat pemilik usaha ini beralih dan memutar modalnya ke usaha-usaha kuliner demi keberlangsungan hidup sehari-hari.

"Karena kebutuhan harian juga harus dipenuhi, yang biasany bisa diharapkan dari penjualan sirup sekarang saya harus memutar modal ke usaha kuliner," jelas Herawati melalui pesan WhatsApp nya kepaada Bangkapos.com, Jumat (10/4/2020).

Kue buatan Herawati
Kue buatan Herawati (IST/Herawati)

Kali ini Herawati memanfaatkan sosial media sebagai perantara penjualan dari produk-produknya.

"Saya jual online lewat Facebook, grup WhatsApp, status WhatsApp jual kue-kue kering dan risol isi ayam sayur untuk cemilan, delivery order juga untuk wilayah terdekat," kata Herawati.

"Alhamdulillah banyak bersyukur aja setidaknya untuk kebutuhan harian masih bisa dicukupi dengan jual kue-kue walaupun tidak banyak," sambungnya.

Kue buatan Herawati
Kue buatan Herawati (IST/Herawati)

Dikatakannya, karena banyak di rumah dan banyak waktu luang Sehingga menyempatkan untuk membuat produk baru.

Inovasi dari buah jeruk kunci, membuat jelly candy dari jeruk kunci.

"Biasany kalau menjelang lebaran banyak pesanan, tapi kalau sekarang saya pesimis. Kalau situasinya masih seperti ini saya ragu. Untuk usaha sirup dan kue juga masih bertahan sedikit-sedikit," ucapnya.

Usaha kuliner milik Herawati 
Usaha kuliner milik Herawati  (IST/Herawati)

"Paling sedih sudah penjualan sepi, harga gula pasir juga belum ada penurunan. Janji Pemerintah katanya secepatnya bisa normal kembali, dengan kondisi situasi seperti ini agak pesimis kedepannya," lanjutnya.

"Semula kami berharap bisa mengejar target kekurangan produksi kami menjelang Idul Fitri. Berharap karyawan yang sudah dirumahkan bisa kembali bekerja," pungkasnya.

(Bangkapos.com / Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved