Berita Belitung

Pendapatan Sektor Pajak di Kabupaten Belitung Terancam Anjlok 50 Persen Akibat Covid-19

Iskandar Febro memperkirakan terjadi penurunan pendapatan daerah dari sektor pajak mulai April 2020.

Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kepala BPPRD Kab Belitung Iskandar Febro 

BANGKAPOS.COM--Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Belitung Iskandar Febro memperkirakan terjadi penurunan pendapatan daerah dari sektor pajak mulai April 2020.

Hal ini dikarenakan wabah Covid-19 yang melanda Belitung sehingga berdampak pada pendapatan wajib pajak.

Khususnya untuk sektor pajak tertentu seperti pajak hiburan, hotel hingga pajak bumi bangunan.

"Dari Januari sampai Maret untuk pendapatan dari sektor pajak masih normal sama seperti tahun lalu. Tapi mulai April ini akan drop kemungkinan sampai 50 persen," ujar Iskandar saat dihubungi Posbelitung.co, Minggu (12/4/2020).

Ia mengungkapkan terdapat 11 hotel yang telah menyampai surat penghentian operasional sementara.

Namun untuk waktunya masih bervariasi mulai dari sebulan hingga Mei mendatang.

Oleh sebab itu secara otomatis pungutan pajak hotel akan dibebaskan karena penghentian operasional tersebut.

"Kalau penghapusan pajak hiburan dan hotel itu kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Sampai saat ini belum ada kelanjutan," ungkapnya.

Selain itu objek pajak bumi dan bangunan (PBB) diperkirakan ikut terdampak akibat pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, kata Iskandar, pihaknya tidak akan melakukan penagihan atas SPT PBB yang telah diterbitkan

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved