Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Rina Tarol Beli Beras Petani Bangka Selatan dan Dibagikan ke Masyarakat

Anggota DPRD ProVinsi Bangka Belitung (Babel) Rina Tarol, Sabtu (11/4), menggelar pembagian bahan pokok berupa beras kepada sejumlah warga Basel

ist/ Dok. Rina Tarol
Anggota DPRD Provinsi Babel, Rina Tarol saat melakukan pemantauan kelayakan rumah layak huni di Basel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggota DPRD ProVinsi Bangka Belitung (Babel) Rina Tarol, Sabtu (11/4), menggelar pembagian bahan pokok berupa beras kepada sejumlah warga, khususnya di Wilayah Bangka Selatan (Basel).

Hal tersebut disampaikannya kepada Bangkapos.com, Minggu (12/4/2020).

Kegiatan itu sendiri dilaksanakannya dalam menanggapi keluhan masyarakat yang dinilainya terdampak ekonomi karena pandemi Virus Corona (Covid_19) yang mengancam kabupaten Basel.

Rina Tarol membagikan ratusan kantong beras kepada masyarakat kecamatan Lepar Pongok yaitu di Desa Tanjung Labu, Penutuk dan Sadai.

Kata dia, beras yang dibagikannya itu dibeli dari sejumlah petani di Bangka Selatan yang sedang panen sekaligus untuk membantu masyarakat petani agar padi yang mereka tanam tidak susah-susah untuk dijual.

"Berasnya dari petani Bangka Selatan juga, sekalian kita bantu mereka karena ekonomi saat ini sedang terpuruk dimana-mana," jelasnya.

Sementara itu, setelah melakukan pembagian beras di desa-desa yang ada di Kecamatan Lepar Pongok, Rina juga rencananya akan membagikan bantuan serupa di sejumlah daerah sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang terdampak Corona.

"Mudah-mudahan apa yang kita berikan bermanfaat bagi masyarakat dan semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir supaya masyarakat bisa beraktivitas normal kembali," ucapnya.

Selain itu, Rina yang juga satu diantara wakil rakyat keterwakilan perempuan di DPRD Babel ini, juga tetap menjalankan tugasnya secara maksimal.

Diketahui, ia memantau pembangunan rumah layak huni di tiga desa di Kecamatan Lepar Pongok.

Ketiga desa yang dipantau kelayakan pembangunan rumah layak huni tahun 2019 itu, seperti yang ada di Desa Lepar Pongok, Desa Tanjung Sangkar dan Desa Kumbung.

Dari hasil peninjauan pembangunan rumah tipe 36 yang dilakukan oleh Dinas Perkim Provinsi Babel ini memang cukup rapi, meski dinding rumah belum diplester dan tidak adanya pengecatan rumah.

Sementara untuk jumlah rumah yang di bangun dari masing-masing desa pada tahun 2019 kemarin, sebanyak 3 unit di Desa Tanjung Sangkar, 2 unit di Desa Kumbung serta 3 unit Desa Penutuk.

"Runa melihat masih banyaknya rumah yang tidak layak huni di Kecamatan Lepar Pongok ini. Terutama di Desa Kumbung. Mudah-mudahan nanti Rina akan memperjuangkan lebih banyak rumah layak huni lagi bagi masyarakat Lepar Pongok di tahun 2020 ini," pungkasnya. (Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved