Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Aktivitas di Pasar Tidak Terapkan Protokol Kesehatan, Begini Tanggapan Sekda Pangkalpinang

Radmida, menyesalkan masih ada oknum masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, termasuk di sejumlah pasar.

Penulis: | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, mengatakan, pemerintah kota telah berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, mulai dari penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan hand sanitizer maupun mengerahkan petugas kesehatan di puskesmas untuk mengedukasi bahaya pandemi ini.

Sayangnya, diakui Radmida, masih ada oknum masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, termasuk di sejumlah pasar.

"Padahal pemerintah ingin melindungi dan masyarakat harus paham untuk menjaga diri masing-masing. Ikutilah protokol kesehatan, jaga jarak fisik, masker, rajin cuci tangan. Pusing juga kalau masih tidak diindahkan," kata Radmida kepada Bangkapos.com, Senin (13/4/2020).

Pihaknya, telah mengintruksikan kepala UPT Pasar untuk memantau aktivitas di tempat keramaian itu dan kerap memberikan sosialisasi kepada pedagang maupun pengunjung.

Terutama wajib menggunakan masker dan jaga jarak fisik. Di pasar juga telah disediakan instalasi cuci tangan umum yang bisa dimanfaatkan untuk membersihkan tangan sesudah berinteraksi di pasar.

"Ayo kita pahami dan patuhi demi kesehatan dan keselamatan kita semua. Kita berupaya semoga corona ini cepat berlalu dan bisa menjalankan aktivitas normal seperti biasa. Sementara disituasi ini, saya imbau masyarakat ikutilah aturan yang dianjurkan pemerintah," tegas Radmida.

Aktivitas di Pasar Pagi Pangkalpinang
Aktivitas di Pasar Pagi Pangkalpinang (Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Banyak Penjual dan Pembeli Tak Gunakan Masker

Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung menyoroti aktivitas pedagang maupun pembeli di Pasar Pagi Pangkalpinang yang tidak mengikuti protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker dan leluasa kontak fisik.

Ketua LP5 Bangka Belitung, Jumli Jamaluddin, menyayangkan, di tengah giatnya upaya pemerintah daerah melawan dan mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran wabah Covid-19, tidak didukung kesadaran yang tinggi dari masyarakat.

Dia menuturkan, tanpa dukungan dan kesadaran yang tinggi dari masyarakat, upaya tersebut malah menjadi lambat dalam mencegah pandemo ini.

Dia melihat, masih adanya oknum masyarakat leluasa tidak kenakan masker padahal sudah diwajibkan menggunakan masker, terutama di tengah keramaian pasar.

"Saya tadi pagi kebetulan melintas di jalan itu dan masih banyak oknum penjual, pembeli atau oknum pengunjung pasar, tanpa mengenakan masker secara leluasa beraktifitas kontak langsung," kata Jumli, Senin (13/4/2020).

Bahkan menurut dia, ini terjadi bukan hanya di pasar itu saja, melainkan pasar-pasar lain di Pangkalpinang. Jumlo mengatakan, dia sudah melaporkan ini kepada kepala daerah yakni wali kota agar menindaklanjuti dengan kebijakannya mengenai pencegahan di kawasan pasar tersebut.

Dia tentu menyayangkan, aktivitas di sarana publik dan temlat keramaian itu malah kurang disadari masyarakat. Dia berharap masyarakat mematuhi imbauan yang disampaikan pemerintah terkait pemutusan mata rantai penyebaran virus corona ini.

"Bila perlu ada pemantauan dan peringatan dari petugas di lapangan yang lebih giat untuk meningkatkan kesadaran tersebut," katanya.
(Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved