Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Curhat Pengusaha Warung Kopi Belitung Timur, Terpaksa Pecahkan Celengan Ayam untuk Kebutuhan Hidup

Warkopnya yang biasa didatangi wisatawan kini sudah tak ada lagi karena tamu dari luar daerah sudah dibatasi berkunjung ke Belitung.

Ist/Reggy
Ilustrasi Kopi 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pemilik warung kopi Millenium 2000 yang berada di kawasan Pasar Manggar Evie Yuspita mengatakan pendapatannya menurun drastis semenjak merebaknya virus corona.

Warkopnya yang biasa didatangi wisatawan kini sudah tak ada lagi karena tamu dari luar daerah sudah dibatasi berkunjung ke Belitung.

"Tamu dari dinas-dinas dan Polres juga biasanya datang ke sini rombongan. Tapi sekarang tak ada karena adanya PSBB di Jakarta jadi berkurang banget yang ke sini. Kalau tamu lokal bisa dibilang minim sekali. Kalau boleh jujur tiap hari tidak ada tamu alias nol penghasilan," aku Evie kepada posbelitung.co, Senin (13/4/2020).

Ia tidak bisa berbuat banyak karena memang masalah ini sudah mengglobal tidak hanya di Belitung saja.

Evie mengaku harus memutar otak bagaimana caranya agar terus beroperasional.

Satu keputusan yang ia ambil dalam mengatasinya adalah merumahkan pekerjanya karena kondisi ini.

"Warkop saya sudah terlanjur dicap sebagai warkop wisata. Biasa setiap hari ratusan orang datang, jadi saat kejadian seperti ini ya tidak bisa bergerak," ucap Evie.

Ia sangat berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan pelaku UMKM yang juga sebagai pelaku wisata seperti dirinya.

Di masa saat ini menurutnya pemerintah daerah berperan besar bagi masyarakat.

"Minta tolong diperhatikan lah pelaku-pelaku UMKM dan kaitannya dengan pariwisata. Terkuras, terjun bebas (pendapatannya). Para pemangku kebijakan dan pejabat di atas harus peka dengan kondisi masyarakat. Apalagi kaitannya dengan pariwisata daerah," kata Evie.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved