Berita Pangkalpinang

Penangguhan Kredit Kendaraan Belum Jelas dari Leasing, Ketua DPRD Babel Akan Konsultasi ke Kapolda

Ditakutkan, dengan situasi jatuh tempo angsuran masyarakat bersangkutan, akan lebih menambah kesusahan kedua pedagang kecil itu

(Bangkapos/Ramandha)
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya ketika ditemui Bangkapos.com 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) telah menyampaikan keresahan masyarakat, terkait permintaan keringanan pembayaran angsuran leasing selama situasi Covid-19 berlangsung.

Untuk itu, Kamis (9/4) lalu, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman sudah menggelar rapat dengan sejumlah pihak leasing yang ada di Babel.

Dilansir Bangkapos.com, Kamis (4/9) lalu, Erzaldi meminta kepada pihak leasing kriteria-kriteria serta memberikan pemahaman kepada leasing agar dapat melayani masyarakat dalam kondisi saat ini.

"Mereka menyanggupi dan kita akan membuat hotline sebagai nomor komunikasi kita, ketika masyarakat membutuhkan pelayanan dari pemerintah provinsi," terangnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel, Didit Srigusjaya kepada Bangkapos.com mengatakan, dengan diadakannya rapat oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman tersebut bersama pihak leasing, diharapkan dapat meringankan kesusahan yang saat ini dihadapi oleh masyarakat.

Dia menyampaikan, banyak dari masyarakat mengalami kemunduran ekonomi, sejak merebaknya Virus Corona, khususnya bagi mereka yang mencari nafkah dari sektor perdagangan dan lain-lain.

Didit mengaku sempat membicarakan perihal angsuran leasing masyarakat bersama Kapolda Babel, Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat beberapa waktu lalu, mengingat angsuran sendiri mengandung aturan hukum.

"Kemarin saya by phone (melalui ponsel) berbicara dengan kapolda, masalah leasing bagi masyarakat terdampak Corona. Tapi nanti intinya kami akan rapat dengan pak kapolda. Karena ini (leasing) menyangkut masalah hukum," jelasnya kepada Bangkapos.com, Senin (13/4/2020).

Ia menceritakan, sudah terdapat dua kasus keresahan masyarakat yang kesehariannya sebagai pedagang kecil. Mereka sendiri, dikatakan Didit, merasa keberatan dengan kondisi saat ini sepi pembeli.

Ditakutkan, dengan situasi jatuh tempo angsuran masyarakat bersangkutan, akan lebih menambah kesusahan kedua pedagang kecil itu.

"Kita kan belum dapat kejelasan dari mereka (leasing), bagaimana penyelesaian masalah itu. Nah, nanti bersama kapolda kita konsultasi masalah hukumnya," terang Didit.

Untuk itu, Ketua DPRD Babel ini, berharap kedepannya muncul solusi terbaik dari permasalahan angsuran leasing ini.

Sehingga, kedua belah pihak tidak merasa dirugikan. Mengingat, dikondisi saat ini banyak masyarakat yang mengalami penurunan kondisi ekonomi akibat kemunculan Covid-19.

"Kita akan secepatnya meminta kejelasan pihak leasing. Nah untuk kajian hukumnya, saya minta pak kapolda menjelaskannya. Alhammdulillah beliau merespon sangat baik. Kita akan jadwalkan (pertemuan) nanti," tutupnya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved