Berita Sungailiat

Polsek Pemali Tangkap Oknum Mahasiswa, Jaringan Narkoba Desa Kimak Pun Terbongkar

Di hadapan polisi, Bruno tak berdaya. Ia bahkan 'bernyanyi' seputar asal-usul barang dan jaringannya.

IST/Iptu AF Pulungan
Tersangka Bruno dan Tersangka Midun didampingi Tim Polsek Pemali Bangka, Senin (13/4/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Polsek Pemali Bangka berhasil mengungkap jaringan narkotika.

Ungkap kasus itu bermula saat penyergapan pelaku di Jl Raya Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka. Pelaku pertama yang berhasil diciduk seorang oknum mahasiswa, inisial MH alias Bruno (20), Warga Desa Kimak Kecamatan Merawang Bangka.

Di hadapan polisi, Bruno tak berdaya.

Ia bahkan 'bernyanyi' seputar asal-usul barang dan jaringannya.

"Kronologis kejadian pada Hari Senin Tanggal 13 April 2020. Hasil penyelidikan Tim Reskrim- Intel Polsek Pemali diketahui bahwa di sekitar Jalan Desa Sempan sering dijadikan transaksi tindak pidana narkotika jenis sabu," kata Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono diwakili Kapolsek Pemali, Iptu AF Pulungan, Senin (13/4/2020) petang

Tim Polsek Pemali sebelumnya juga mendengar kabar, transaksi juga dilakukan oleh pelaku di Jl Raya Desa Kimak Kecamatan Merawang.

Lokasi transaksi terjadi di perbatasan dua desa, karena desa Sempan dan Desa Kimak, merupakan desa yang posisinya bertangga, perbatasan antar dua kecamatan.

"Sehingga setelah dilakukan transaksi sekira Pukul 11.00 WIB, pekaku berhasil ditangkap. Pelaku yang pertama kali ditangkap adalah MH alias Bruno. Ketika itu pelaku sedang membawa barang yang diduga narkotika jenis sabu yang akan dijual kepada anggota polisi yang sedang melakukan penyamaran," kata Kapolsek.

Setelah dilakukan penangkapan dan introgasi serta pengembangan kasus, Tersangka MH alias Bruno mengaku narkotika tersebut didapatkan dari pelaku lainnya, yaitu AM alias Midun (28), status buruh harian yang juga merupakan Warga Desa Kimak Kecamatan Merawang Bangka.

"Pada Pukul 13.00 WIB, Tim Reskrim Intel Polsek Pemali kemudian melakukan penangkapan terhadap Tersangka AM alias Midun di Jalan Desa Kimak Kecamatan Merawang Bangka. Saat tahu bakal disergap, AM alias Midun langsung membuang sebuah kotak kecil warna hitam yang berisikan 16 paket ukuran sedang barang yang diduga narkotika jenis sabu dan dua paket kecil barang yang diduga narkotika jenis ganja," jelas Kapolsek.

Tak hanya Narkotika, polisi juga menemukan barang bukti lainnya saat penyergapan. Barang bukti yang dimaksud berupa alat yang digunakan untuk menggunakan narkotika.

Kedua tersangka kemudian diamankan di Polsek Pemali.

Polsek Pemali kemudian menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Satnarkoba Polres Bangka guna pengusutan lebih lanjut.

"Diduga tersangka pelaku melakukan tindak pidana narkotika sebagaimna dimaksud dalam Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika," kata Kapolsek seraya memastikan sejumlah barang bukti lainnya ikut diamankan, satu unit HP Xiaomi Redmi 5a warna putih, satu unit Handphone Xiaomi warna hitam, satu unit sepeda motor Merk Scorpio warna biru, satu unit sepeda Motor Soul GT warna putih dan bukti lainnya.(bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved