Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Beberapa Pelayanan di Kantor Samsat Diberhentikan, Pelayanan Pajak Gunakan Aplikasi Samolnas

Menghadapi pandemi virus corona membuat beberapa sektor terganggu termasuk pelayanan pajak kendaraan bermotor.

Wisnu/Gridoto.com
Ilustrasi STNK Motor 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Menghadapi pandemi virus corona membuat beberapa sektor terganggu termasuk pelayanan pajak kendaraan bermotor.

Untuk memutus rantai penyebaran virus corona, Kantor Samsat Pangkalpinang mengurangi pelayaaanan pembayaran untuk waktu yang belum bisa dipastikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPTB Wilayah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rezania Saputra, mengatakan untuk pelayanan pembayaran Samsat tetap lakukan, namun untuk waktunya dibatasi.

"Pengurangan jam layanan Samsat menjadi, Senin- Kamis 08.00 sampai 12.00 WIB, Jumat 08.00 sampai 10.30 WIB, dan Sabtu 08.00 sampai 11.00 WIB. Untuk karyawan yang melakukan pelayanan di kantor menggunakan sarung tangan atau masker," kata Kepala UPTB Wilayah Kota Pangkalpinang, Rezania Saputra, Selasa (14/4/2020) kepada Bangkapos.com via WhatsApp.

Masyarakat yang membayar pajak kendaraan (motor) jangan khawatir karena sekarang ada aplikasi ponsel bernama Samsat Online Nasional (Samolnas), yang bisa ditemukan di Aplikasi Palystore.

Melalui aplikasi ini, masyarakat tak perlu lagi datang ke samsat, apalagi dalam masa darurat virus corona (Covid-19) seperti ini. Namun, sistem ini hanya berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor 1 tahunan.

"Jadi, setiap orang yang ingin membayar pajak tidak perlu datang ke kantor Samsat, dia cukup registrasi melalui aplikasi. Dari situ kita akan akan kirim stiker pengesahan ke rumah masing-masing sesuai alamat STNK," katanya.

Untuk diketahui, saat membayar pajak kendaraan di aplikasi Samolnas, wajib pajak harus mengisi data, seperti nomor polisi, nomor induk kependudukan (NIK), 5 digit terakhir nomor rangka kendaraan, nomor ponsel, dan email.

Usai melakukan langkah sesuai petunjuk di atas dan membayar, secara otomatis Samsat mencetak Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) atau STNK-nya, yang nantinya akan diantar langsung ke rumah, paling lama tiga hari.

"Untuk mengesahkan STNK itu cukup dengan stiker sehingga masyarakat bisa langsung menempelkan di kotak yang tertera di STNK pengesahan tersebut," bebernya.

Sedangkan untuk pelayanan pada Samsat Corner, Samsat Keliling dan Samsat Setempoh terhitung mulai tanggal 26 Maret 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020, diberhentikan sementara waktu.

"Itu sesuai dengan surat Kepala Kepolisian Republik Indonesia nomor : ST/967//1I1/YAN.1.1/2020 tanggal 23 Maret 2020, dan juga Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung nomor 188.44/176/BPBD/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Penetapan Status Keadaan Tertentu Darurat Penaganan Corona Virus Disease (COVID-19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020," ujarnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved