Pilkada Serentak 2020 Ditunda, 4 Kabupaten di Babel Bakal Dipimpin Penjabat Bupati

Dasar penundaan tersebut dituangkan dalam surat keputusan KPU RI nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020.

ist/Humas Pemkab Babar
Ilustrasi. Pemkab Babar menghibahkan lebih dari Rp 3 miliar untuk pengamanan Pilkada serentak 2020. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat telah menerima Surat Keputusan (SK) terkait penundaan Pilkada serentak 2020.

Dasar penundaan tersebut dituangkan dalam surat keputusan KPU RI nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020.

Ketua KPU Babar, Pardi mengatakan surat keputusan itu berisi tentang penundaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020 dalam upaya Pencegahan penyebaran Covid-19.

Diakuinya, pihaknya menerima dua SK KPU. Yaitu SK penundaan serta SK pemberhentian sementara PPK dan PPS.

"Surat dari KPU RI tersebut kami terima 23 Maret 2020, jadi konsekuensinya kami harus menghentikan seluruh tahapan pilkada. Jadi seluruhnya dihentikan. Awalnya hanya menunda tahapan saja," ujar Pardi, Senin (13/4/2020).

Menurut Pardi, penundaan tersebut merupakan hasil dari rapat dengar pendapat (RDP) KPU dan DPR RI.

Dari hasil RDP tersebut diputuskan penundaan seluruh tahapan Pilkada serentak.

"Konsekuensinya maka PPS dan PPK maupun kegiatan operasional yang berkaitan dengan pilkada dihentikan. Penundaan pilkada ini bukan kewenangan KPU, hanya KPU sudah mengusulkan ke DPR RI, maka yang berhak menunda ini adalah pemerintah melalui Perpu," tegasnya.

Di tempat lain, KPU Bangka Tengah juga memastikan sudah melakukan pembahasan surat edaran KPU RI nomor 8 tahun 2020, terkait penundaan tahapan Pilkada 2020.

Pihak ini mengakui belum mengetahui sampai kapan penundaan Pilkada 2020.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved