Breaking News:

Benarkah Makanan yang Dibakar Lebih Sehat dan Rendah Kalori? Simak Penjelasannya

Memasak daging dengan suhu tinggi di atas nyala api terbuka akan membentuk senyawa berbahaya yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Bangkapos/Muhammad Rizki
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Kebanyakan orang mengakui bahwa daging yang dimasak di atas api rasanya lezat, dan banyak orang beranggapan bahwa daging, unggas, dan ikan yang dibakar cenderung lebih rendah kalori dan lemak daripada digoreng.

Meski demikian, memasak bakaran bukan berarti tanpa risiko.

Memasak daging dengan suhu tinggi di atas nyala api terbuka akan membentuk senyawa berbahaya yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Jadi benarkah masak dengan dibakar menjadi metode terbaik?

Berikut adalah pendapat dari pakar nutrisi olahraga Georgie Fear, R.D., C.S.S.D., dan Kelly Jones, R.D, C.S.S.D., untuk mengetahui apakah memanggang benar-benar baik seperti yang kita pilirkan selama ini.

Selama ini daging yang dibakar, diklaim lebih rendah lemak dan kalori dibandingkan dengan daging yang dimasak dengan cara lain.

Jadi, ini adalah pilihan memasak yang paling sehat.

Bukti menunjukkan tidak demikian.

Ketika daging dimasak pada suhu tinggi, lemak dari dalam daging akan dilepaskan.

Lemak akan menetes melalui panggangan sehingga kita tidak akan memakannya.

Halaman
1234
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved