Breaking News:

Advertorial

Meski Physical Distancing, BPJS Kesehatan dan Stakeholder Tetep Terhubung Melalui Video Conference

Kebijakan penerapan Physical Distancing atau jarak fisik diambil oleh Pemerintah sebagai upaya mengendalikan penyebaran virus corona lebih luas

ist
BPJS Kesehatan 

BANGKAPOS.COM – Kebijakan penerapan Physical Distancing atau jarak fisik diambil oleh Pemerintah sebagai upaya mengendalikan penyebaran virus corona lebih luas.

Menjaga jarak fisik sangat penting untuk dilakukan ditengah pandemi global yang terjadi namun ini tidak berarti bahwa komunikasi dan koordinasi harus terputus atau hilang.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, manusia sebagai makhluk sosial tetap dapat terhubung dengan berbagai cara tanpa harus hadir secara fisik untuk bertatap muka secara langsung.

Hal ini dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang bersama dengan mitra kerja dan stakeholder yang melakukan Video Conference bersama (06/04) yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Direktur RS se-Provinsi Kep. Bangka Belitung, Kepala BPBD Bangka Belitung, Organisasi Profesi IDI, Ketua PERSI Bangka Belitung, Ketua ARSADA Bangka Belitung dan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Angga Firdauzie menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan melalui Video Conference merupakan upaya untuk mengurangi kontak langsung untuk mencegah penyebaran pandemi covid-19.

“Biasanya kami melaksanakan kegiatan secara tatap muka atau pertemuan secara langsung, namun dengan adanya pandemi global covid-19, kegiatan dilaksanakan secara video conference untuk mengurangi kontak langsung. Kami menjalankan himbauan pemerintah dalam penerapan physical distancing atau menjaga jarak fisik untuk pencegahan penyebaran virus corona demi kepentingan bersama,” ucap Angga.

Kemudian Angga menambahkan bahwa ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Video Conference tersebut.

“Kami sampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang bergerak cepat dalam melakukan koordinasi dan antisipasi dengan instansi kesehatan melalui video conference terkait penyebaran covid-19 meskipun tidak dapat bertemu langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyono Susanto mengatakan diperlukan sinergitas antara stakeholder kesehatan dengan fasilitas kesehatan dalam menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengendalikan penyebaran covid-19 dan mengatasi keresahan masyarakat yang terjadi.

“Kami harapkan seluruh instansi yang terkait untuk bersinergi dan bergotong royong dalam menyampaikan informasi yang valid di lapangan agar masyarakat tidak resah namun tetap waspada,” ucapnya.

Pelaksanaan kegiatan video conference tersebut membahas tentang kebutuhan penanganan covid-19, stok Alkes dan APD, pelaksanaan penanganan perawatan covid-19 dan alur mekanisme verifikasi klaim BPJS Kesehatan. (*)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved