Virus Corona

Hokkaido Jepang Kewalahan Hadapi Gelombang Kedua Virus Corona

Hanya 26 hari setelah keadaan darurat Covid-19 dicabut, Hokkaido, Jepang kembali dilanda pandemi virus corona.

Kazuhiro NOGI / AFP
Suasana di Jepang saat pandemi Covid-19. Orang-orang berjalan di jalan sepi di tengah kekhawatiran tentang penyebaran virus corona COVID-19 di distrik perbelanjaan Ameya-Yokocho, yang terletak di sebelah Stasiun Ueno di Tokyo pada 11 April 2020. Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan pada 10 April bahwa pemerintah metropolitan akan meminta banyak bisnis, termasuk klub malam, tempat karaoke, dan tempat pinball pachinko untuk menunda operasi mulai 11 April karena keadaan darurat terkait epidemi coronavirus. 

BANGKAPOS.COM, HOKKAIDO - Hanya 26 hari setelah keadaan darurat Covid-19 dicabut, Hokkaido, Jepang kembali dilanda pandemi virus corona.

Gelombang kedua Covid-19 menyebar di kota itu.

Korban kembali berjatuhan sehingga status darurat kembali diberlakukan.

Hokkaido, Jepang, sempat dianggap sebagai daerah yang berhasil menekan laju penularan Covid-19.

Hokkaido menjadi daerah pertama di Jepang yang menyatakan keadaan darurat akibat Covid-19.

Setelahnya, sekolah mulai ditutup, pertemuan besar dibatalkan, dan orang-orang mulai didorong untuk beraktivitas dari rumah saja.

Selain itu, Hokkaido juga melakukan pelacakan siapa saja yang telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19, seperti diberitakan BBC, Jumat (17/4/2020).

Kebijakan itu berhasil menekan angka penularan.

Status keadaan darurat dicabut pada 19 Maret.

Sementara itu, sekolah mulai dibuka pada awal April.

Siap-siap 20 Juta Orang Indonesia Mau Mudik Lebaran, Mayoritas Warga Jakarta

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved