Breaking News:

Virus Corona

Zona Merah Covid-19, Semua Warga Palembang Kena Batuk Saja Langsung Ditetapkan Jadi ODP

Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, kini bertatus zona merah Covid-19 setelah ditemukan transmisi lokal penyebaran corona.

hallo.palembang
Peta sebaran kasus Covid-19 di wilayah kecamatan di Kota Palembang, Sumsel. 

Kasus 45
Pria, 20 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 46
Pria, 45 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 47
Pria, 51 tahun, domisili Palembang, lokal

Kasus 48
Perempuan, 47 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 49, 
Perempuan, 32 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 50
Pria, 42 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 51
Pria, 32 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 52, 
Pria, 32 tahun, domisili Bandung, kasus impor

Kasus 53, 
Perempuan, 55 tahun, domisili Palembang, status lokal

Kasus 54, 
Perempuan, 55 tahun, domisili Palembang, status lokal

Direktur Bank Sumsel Babel Positif Corona

Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin dan istri bernama Wina Ramadiana positif corona.

Wina Ramadiana dikonfirmasi, Jumat (17/4/2020) malam membenarkan, ia dan suami positif Covid-19.

Ia dan suami pekan lalu berangkat ke Jakarta untuk melayat orangtua yang meninggal dunia. 

Keduanya saat ini sedang isolasi mandiri karena positif Corona tanpa gejala.

"Betul, kami sekarang lagi isolasi mandiri," kata Wina melalui pesan whatsapp.

Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin dan istri positif Corona.
Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin dan istri positif Corona. (Istimewa/ Sripoku.com)

Sekretaris Perusahan BSB, Norman Akil juga membenarkan Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) Achmad Syamsudin dan istrinya Wina dinyatakan positif Covid-19.

Achmad Syamsudin dan istri Wina Ramadiana dinyatakan positif dalam pernyataan lisan belum dalam bentuk tertulis.

"Iya RS Siloam kemarin malam menyatakan positif tapi baru lisan dan masih menunggu surat resmi dan tertulis belum keluar dari rumah sakit ataupun dari gugus tugas," ujar Norman, Jumat (17/4/2020).

Awas Gelombang Kedua Virus Corona Jika Indonesia Tak Terapkan Social Distancing Secara Ketat

Norman mengatakan Achmad Syamsudin dan istri positif Corona merupakan impor karena baru pulang dari Jakarta belum lama ini.

Ke Jakarta karena ada urusan keluarga menjenguk mertuanya atau ayah dari Wina yang meninggal dunia.

Tiga hari pulang dari Jakarta tidak pernah masuk kantor lagi karena menerapkan bekerja dari rumah.

"Sesuai protapnya memang cegah masuk kerja jadi di rumah saja sejak tiga hari lalu," jelas Akil.

Hingga kini keduanya dalam pengawasan medis dan isolasi mandiri sendiri di rumah dengan tetap diawasi dokter dan harus rutin minum obat tiga kali sehari.

Norman memastikan meski pimpinan tertinggi di bank milik pemerintah daerah Sumsel itu tidak dapat bekerja sementara waktu namun tidak akan menganggu kinerja juga kebijakan perusahaaan karena sudah ada serah terima tugas.

Direktur Operasional dan Direktur Pemasaran bersama direksi lainnya akan tetap bekerja seperti biasa.

Bank juga akan tetap melayani nasabah.

Bagi nasabah juga diminta tidak khawatir karena BSB telah melakukan beberapa prosedur antisipasi penyebaran virus tersebut.

Upaya tersebut yakni dengan penyemprotan disinfektan pada seluruh kantor, menyediakan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh nasabah dan pegawai, penggunaan masker dan sarung tangan bagi pegawai frontliner serta menerapkan social distancing pada antrian nasabah dan penggunaan lift.

"Semua itu dilakukan demi memberikan kenyamanan, keamanan dan kesehatan nasabah serta pegawai dalam melakukan transaksi," ujarnya

Sebagai sarana layanan perbankan dan informasi terkait Covid-19, Bank Sumsel Babel juga telah menyiapkan Call Center di 0822 89235589.

Keterbatasan Rumah Sakti, Pasien Positif Corona di Palembang Cukup Isolasi Mandiri di Rumah

Dinas Kesehatan mendata atau tracking terhadap kasus baru Covid-19 yang terjadi di Kota Palembang.

PLT Kadinkes Kota Palembang, dr Ayus Astoni menjelaskan jika penambahan kasus baru tersebut merupakan transmisi lokal yang kemungkinan besar berada disatu tempat tinggal yang sama.

"Untuk kasus baru hari ini masih kita data, namun mereka adalah transmisi lokal yang penularannya terjadi antar anggota keluarga dan tinggal di satu rumah," ujarnya.


Sejumlah pemuda Prabumulih berjejer di jalan perbatasan Prabumulih-PALI untuk memeriksa orang yang lewat dengan alasan pemeriksaan Covid-19. Warga Prabumulih balas dendam buka Posko Pemeriksaan Covid-19 sendiri setelah diusir ketika hendak masuk ke daerah PALI.
(Tribunsumsel.com/Edison Bastari)
Sejumlah pemuda Prabumulih berjejer di jalan perbatasan Prabumulih-PALI untuk memeriksa orang yang lewat dengan alasan pemeriksaan Covid-19. Warga Prabumulih balas dendam buka Posko Pemeriksaan Covid-19 sendiri setelah diusir ketika hendak masuk ke daerah PALI. (Tribunsumsel.com/Edison Bastari) 

Ayus menjelaskan bahwa penambahan pasien positif Covid-19 itu juga adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga bagi mereka yang positif ini akan dilakukan isolasi mandiri di rumah.

"Mereka tidak ada gejala jadi bisa isolasi mandiri dirumah, tidak harus isolasi di RS rujukan pemerintah penanganan covid ini," katanya.

Hal ini dikarenakan, keterbatasan ruang isolasi yang disediakan baik dari RS rujukan pemerintah pertama ataupun sekunder.

Oleh karenanya, pihaknya akan segera mendata pasien baru tersebut dan memberikan bantuan penanganan Covid-19 melalui isolasi mandiri di rumah.

Masyarakat pun diharapkan tak perlu panik dan mengucilkan pasien postif Covid-19.

Selama tetap menerapkan social distancing serta menjaga pola hidup sehat dan rutin cuci tangan pakai sabun di alir mengalir.

"Kalau transmisi lokal dan mereka tinggal serumah rasanya sulit untuk menjaga jarak sehingga jika ada yang terpapar tentu akan terjadi penularan yang kita sebut transmisi lokal," katanya.

Cara Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona Covid-19 Versi Kementerian Kesehatan Boleh Dicoba

Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Palembang serta penetapan Zona Merah bagi kota pempek ini, Ayus mengatakan bahwa kewajiban penggunaan masker diberlakukan tanpa terkecuali.

"Semua masyarakat kita imbau untuk menggunakan masker terutama bila keluar rumah," ujarnya.

Kemudian, saat ini juga Dinkes telah mengeluarkan edaran sementara peniadaan praktek sore hari di RS bagi dokter spesialis.

Diharapkan, ini bisa menjaga stamina dokter selama bertugas menangani pandemi Covid-19.(cr26)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Palembang Zona Merah, Apa Maksudnya dan Bagaimana Penerapan di Masyarakat? Ini Penjelasannya, dan Sekretaris Perusahaan Ungkap Dirut Bank Sumsel Babel Positif Corona, Nasabah Diminta Tak Khawatir

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved