Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Dampak Covid-19, Grup Musik Hiburan di Bangka Selatan Rumahkan Kru, Tak Dapat Sepeser Pun Pemasukan

Meluasnya wabah Corona Virus Disease (Covid-19), membuat New Yenni Musik, sebuah grup musik hiburan di Bangka Selatan, terpaksa vakum.

Ist/Dokumen Pribadi Haikal
Biduanita dan Kru New Yenni Musik saat berswafoto bersama pasangan pengantin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Meluasnya wabah Corona Virus Disease (Covid-19), membuat New Yenni Musik, sebuah grup musik hiburan di Bangka Selatan, terpaksa vakum.

Manager sekaligus MC New Yenni Musik, Haikal ketika dihubungi mengakui sejak mewabahnya Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta munculnya maklumat baik dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Kapolri terkait dengan tidak adanya kegiatan seperti perkumpulan demi mencegah penyebaran Covid-19 maka. pihaknya menghentikan semua kegiatan.

Haikal mengatakan, sejak 25 Maret 2020 lalu, pihaknya telah meniadakan pemesanan hiburan musik oleh New Yenni Musik untuk pelanggan.

hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Bangka Belitung .

"Semua orderan kita undur jadwalnya akibat Covid-19 ini hingga waktu yang belum dapat kami pastikan. Namun semoga setelah perayaan Idul Fitri semuanya kembali normal," ujar Haikal kepada bangkapos.com pada Minggu, (19/4/2020).

Kendati demikian Haikal mengakui jika beberapa klien mereka yang telah memesan hiburan dari New Yenni Musik tetap melakukan akad nikah namun pelaksanan perayaan bersama New Yenni Musik belum dapat terlaksana dan ditunda.

Hari ini, Minggu, (19/4/2020) misalnya, pihaknya sebenarnya akan tampil di Tempilang dalam rangka kegiatan Perang Ketupat, namun terpaksa harus ditunda.

"Karena kondisi seperti ini terpaksa ditunda. Jika klien minta menjadwalkan ulang maka akan re-schedule, namun jika meminta dikembalikan akan kami kembalikan uang yang telah dipanjar," tutur Haikal.

Lebih rinci Haikal menyatakan dalam sebulan pihaknya di New Yenni Musik menerima sebanyak 22 hingga 25 orderan untuk menghibur masyarakat di semua kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Dalam sebulan lebih kurang ada 22 hingga 25 pemesanan di kami, namun sedari 25 Maret kemarin kami sudah meniadakan kegiatan hiburan dan menutup reservasi sampai sekarang," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved