Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Imbas Covid-19, Rumah Makan Pagi Sore Lakukan Ini Sebagai Strategi Penjualan

Sofyan selaku penanggung jawab rumah makan Pagi Sore menyebutkan hal yang pihaknya lakukan dalam mengatasi minimnya pembeli saat ini.

Penulis: Widodo | Editor: Ardhina Trisila Sakti
IST / Sofyan
Rumah makan pagi sore Jl Soekarno Hatta No 94 Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dampak yang ditimbulkan dari adanya Covid-19 nampaknya membuat pihak warung atau rumah makan harus mencari strategi untuk mengatasi minimnya pembeli.

Mengingat anjuran pemerintah yang mengharuskan masyarakat tidak boleh berkeliaran di luar rumah tanpa ada kegiatan penting, berimbas segala usaha akan sepi pembeli.

Namun dalam menanggapi hal tersebut ada beberapa cara atau strategi yang dilakukan oleh rumah makan.

Misalnya seperti rumah makan Pagi Sore yang berlokasi di Jl Soekarno Hatta Kota Pangkalpinang.

Sofyan selaku penanggung jawab rumah makan Pagi Sore menyebutkan hal yang pihaknya lakukan dalam mengatasi minimnya pembeli saat ini.

"Kalau untuk strateginya kami memanfaatkan media sosial sebagai tempat untuk memberitahukan kepada masyarakat," jelas Sofyan kepada Bangkapos.com, Senin (20/4/2020).

"Selain itu metode dalam penjualan juga menggunakan jasa ojek online, ojol yang bantu untuk delivery makanan kita," ucapnya.

"Kalau harga kita fleksibel (menyesuaikan), sekarang banyak-banyak sabar aja," lanjutnya.

Saat ini masyarakat juga kebanyakan sudah mulai takut untuk keluar rumah dan membeli keperluan mereka sehingga menggunakan jasa ojek online.

Sebelumnya diberitakan penanggung jawab rumah makan Pagi Sore yang ada di Jl Soekarno Hatta, Sofyan sebut wabah virus Corona berdampak pada omzet yang didapat pihaknya turun drastis.

Hal tersebut disampaikan langsung olehnya saat ditemui oleh Bangkapos.com di rumah makan pagi sore.

"Bukan hanya berpengaruhah tapi sangat luar biasa pengaruhnya terhadap rumah makan pagi sore. Pendapatan dari kami hanya cukup untuk belanja keperluan usaha saja, untuk biaya setiap hari yang kita keluarkan," kata Sofyan kepada Bangkapos.com, Senin (23/3/2020).

Dikatakannya sangat turun drastis penjualannya karena sekarang tak ada kegiatan.

"Saya berharap ada catering, tapi pada saat ini karena kasus corona tidak ada kegiatan sama sekali jadi otomatis omzet sangat menurun. Orang sekarang keluar rumah sudah takut. Tapi Alhamdulillah Pulau Bangka tidak seperti Jakarta, kalau di sana usaha banyak yang sudah tutup," ucap Sofyan.

(bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved