Breaking News:

Ini Bahayanya Kalau Bonceng Anak Kecil di Jok Depan Motor

Hingga saat ini masih banyak orang tua pemilik sepeda motor yang membonceng anaknya di bagian jok depan.

Otomania
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Hingga saat ini masih banyak orang tua pemilik sepeda motor yang membonceng anaknya di bagian jok depan.

Baik menggunakan jok tambahan atau bahkan diletakan di dek pada skuter matik alias skutik.

Beragam alasan biasanya menjadi tameng orang tua, mulai dari hanya sekadar mengajak jalan keliling kompleks, sampai mudah mengawasi anak.

Padahal apa yang dilakukan orang tua sangat fatal dampaknya.

"Dalam bentuk apa pun tidak pernah disarankan membonceng anak di depan, apalagi yang balita. Pertama sudah jelas itu menyalahi aturan, lalu yang kedua sangat fatal sekali dampaknya saat terjadi kecelakaan," kata Head of Safety Riding Wahana Agus Sani kepada Kompas.com, Senin (20/4/2020).

Menurut Sani, bagian depan motor hanya diperuntukkan bagi pengendara, sementara boncengan hanya ada di bagian belakang.

Membonceng anak di bagian depan memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi lantaran tidak ada pegangan yang proposional bagi anak. 

Ketika pengendara melakukan pengeraman mendadak, maka kemungkinan anak untuk terpelanting sangat besar.

Belum lagi risiko lain seperti terbentur setang atau speedometer yang membuat kelapa menjadi terluka.

"Logikanya gini, berkendara itu kan melawan angin, artinya menaruk anak di depan sama saja menjadikan si anak sebagai tameng pelindung dari angin, binatang, debu dan lainnya. Apakah itu yang namanya sayang anak," ucap Sani.

"Selain risiko pada anak, pengendara juga akan kesulitan meresepon saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Manuver berkendara juga akan terganggun," kata dia.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, apa pun jenis transmisi motor yang digunakan, menempatkan anak di jok depan sangat tidak dibenarkan.

"Dalam konteks kecelakaan, membawa anak kecil di bagian depan adalah bentuk kelalaian fatal yang tidak dapat ditoleransi, baik pada norma safety ataupun legal hukum," ujar Jusri. (Kompas.com/Stanly Ravel)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bahaya, Jangan Bonceng Anak Kecil di Jok Depan Motor

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved