Berita Kriminalitas

Jual Togel Singapura, Aliw Dapat Untung 5% Setiap Penyetoran

Aliw dalam dakwaanya mengaku menjual togel dan menyetorkannya kepada bandar judi sudah berlangsung selama enam bulan

bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana sidang Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Senin (20/04/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang menggelar sidang pertama dengan terdakwa Andriko Sucinto dengan tindak pidana perjudian, Senin (20/04/2020).

Pada sidang kali beragendakan pembacaan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Agustinus terhadap terdakwa Andriko Sucinto.

Dalam dakwaanya, JPU mengatakan terdakwa ditangkap pada Senin (10/02/2020) di rumahnya Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang.

"Berawal dari informasi masyarakat bahwa di Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang ada aktivitas orang yang menjual nomor togel. Selanjutnya anggota Polda Bangka Belitung melakukan penggerebekan dan mengamankan terdakwa Andri Sucinto alias Aliw di rumahnya," ujar Agustinus dalam dakwaanya.

Saat dilakukan intograsi, Aliw dalam dakwaanya mengaku menjual togel dan menyetorkannya kepada bandar judi sudah berlangsung selama enam bulan.

"Adapun cara terdakwa menjual togel tersebut yaitu dengan cara, terdakwa menunggu orang yang mau membeli nomor togel datang ke rumah terdakwa atau ada juga yang membeli dengan cara mengirim SMS. Jika yang membeli datang ke rumah terdakwa maka pembeli tersebut langsung membayar dengan uang tunai, akan tetapi jika yang membeli di luar rumah atau dengan cara SMS maka ia membayarkan uang pembelian nomor togel keesokan harinya," jelasnya.

Dari kegiatan tersebut terdakwa memperoleh keuntungan sebesar 5% dari setiap penyetoran.

"Terdakwa membuka jualan nomor togel tersebut setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu dari pukul 16.00 sampai dengan pukul 17.15. Untuk jenis togel yang dijual yaitu togel Singapura. Terdakwa menyetorkan uang hasil penjualan nomor togel kepada bandar atau bos judi yaitu Wan Lie dan ia mendapatkan upah sebesar 5% dari setiap kali penyetoran," ungkapnya.

Sementara itu usai mendengarkan JPU membacakan dakwaan, sidang ditutup dan dilanjutkan pada Rabu (22/04/2020) dengan agenda saksi.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved