Breaking News:

MotoGP 2020

Kondisi Darurat Virus Corona, Bos MotoGP Minta Pengertian Pebalap Setuju Gajinya Dipotong

Wabah COVID-19 membuat sembilan seri balap MotoGP 2020 dibatalkan atau ditunda pelaksanaannya hingga membuat keuangan tim MotoGP mendapat tekanan

ist
CEO MotoGP dan Dorna selaku penyelenggara balapan, Carmelo Ezpelatta berbincang serius dengan Rossi. 

BANGKAPOS.COM - Keuangan tim-tim MotoGP terganggu akibat virus corona atau covid-19.

Ditambah, saat ini sudah 9 seri balapan MotoGP 2020 dibatalkan atau ditunda pelaksanaanya.

Kondisi ini tentunya akan menyulitkan tim untuk membayar gaji pebalap yang sudah dikontraknya.

Terkait hal ini Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta mengharapkan pengertian dari para pembalap MotoGP untuk bersedia dilakukan pemotongan gaji.

Termasuk para pembalap yang sudah menandatangani kontrak diatas musim 2021.

Wabah COVID-19 membuat sembilan seri balap MotoGP 2020 dibatalkan atau ditunda pelaksanaannya.

Kondisi ini membuat tim-tim MotoGP mendapat tekanan finansial.

Baca Juga: GP Belanda Ditunda Akibat Virus Corona, Ini Revisi Jadwal MotoGP 2020

Dorna telah mengumpulkan paket bantuan 9 juta Euro (sekitar Rp 152 miliar) untuk membantu tim selama beberapa bulan ke depan.

Tetapi, Ezpeleta mengatakan bahwa para pembalap juga perlu berperan untuk menghadapi krisis.

Saat ini, hanya lima dari 22 pembalap MotoGP yang memiliki kontrak lebih dari musim 2020.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved