Berita Pangkalpinang

Penjualan Parfum Merosot, Kesulitan Suplai Barang Akibat Wabah Virus Corona

Sepi pembeli sudah dirasakan saat wabah mulai menyebar karena sebelumnya ramai, sedangkan stoknya banyak kosong sudah sekitar 2 bulan yang lalu

Bangkapos.com / Widodo 
Amalinda pegawai di DM Agen Parfum Jl Masjid Jamik Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wabah virus corona atau covid-19 sudah memberikan dampak yang sangat besar pada dunia usaha.

Penjualan parfum di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung pun mengalami dampak yang sangat besar.

Pegawai DM Agen Parfum, Amalinda menyebutkan dampak yang ditimbulkan dari adanya covid-19 terhadap pihaknya yaitu penurunan omzet dan susahnya pengiriman barang ke Bangka Belitung.

Hal itu diakuinya saat Bangkapos.com mengunjungi DM Agen Parfum di Jl Masjid Jamik Kota Pangkalpinang pada Rabu (22/4/2020).

"Selama wabah covid-19 agen parfum mengalami penurunan pembeli, drastis ampai 50 persen turunnya, biasanya perhari omzet sampai Rp 4 Juta-an, sekarang paling Rp 2 Juta-an," jelasnya kepada Bangkapos.com.

"Dampak covid-19 barang susah masuk atau penggirimannya ke Babel dari palembang, jadi sekarang banyak parfum yang kosong," katanya.

Menurut dia, sepi pembeli sudah dirasakan saat wabah mulai menyebar karena sebelumnya ramai, sedangkan stoknya banyak kosong sudah sekitar 2 bulan yang lalu.

Walaupun demikian, saat masih tersedia untuk parfum lainnya yang ada di Agen Parfum ini dengan harga yang beragam.

"Kalau beli eceran per mili Rp 100 Ribu, itu murni, kalau per botol ukuran 500 mili Rp 200 Ribu ke atas," ucapnya.

Amalinda berharap semoga covid-19 cepat berlalu supaya bisa beraktivitas seperti biasanya dan semoga omzet dari Agen Parfum ini cepat naik.

(Bangkapos.com / Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved