Breaking News:

Berita Sungailiat

Pakai Celoteh Bangka, Pegawai BNNK Keliling Pakai Mobil Dinas Sampaikan Imbauan Terkait Covid-19

Tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka tak hanya menekan peredaran narkoba, namun juga Wabah Covid 19.

Ist/Humas BNN Bangka, R Bembie AP
Pegawai BNN Bangka menggunakan mobil dinas berkeliling ke berbagai tempat menyampaikan imbauan terkait antisipasi Wabah Covid 19. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka tak hanya menekan peredaran narkoba, namun juga Wabah Covid-19.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh BNN Bangka, di antaranya melakukan sosialisasi keliling memberikan imbauan kepada masyarakat terkait Pandemi Covid-19 di daerah ini.

Kegiatan tersebut dilakukan pegawai BNN melalui cara keliling kota dan desa menggunakan kendaraan dinas badan narkotika tersebut.

Menggunakan alat bantu pengeras suara, toa audio kendaraan promosi Dayamas berwarna biru, imbauan pun dikumandangkan.

Pada sosialisasi tersebut, BNN menyerukan agar masyarakat patuh pada larangan pemerintah di Masa Covid 19. Intinya masyarakat harus menerapkan social distancing, mencuci tangan serta tidak melakukan kontak fisik antar sesama.

Imbauan keliling tersebut dilakukan pegawai BNN menggunakan “celoteh” bahasa daerah atau dialeg Bangka agar lebih akrab dan mudah di terima oleh semua lapisan.

Kepala BNN Kabupaten Bangka, Eka Agustina, didampingi Humas BNN, R Bembie AP, Jumat (24/4/2020) mengatakan, kegiatan ini mulai digulirkan sejak satu pekan terakhir.

"Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu taat dengan imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran mata rantai Covid-19," ungkap Eka.

Sementara sosialisasi keliling pada Jumat (24/04) dilakukan di Rute Desa Pemali, Airuai, Srimenanti, Pasar Higienis, Kampung Nelayan, Sinarjaya, Jelutung hingga Sinarbaru Sungailiat.

"Tak hanya imbauan social distancing, kami juga menganjurkan masyarakat agar selalu gunakan masker bila terpaksa keluar rumah," katanya.

Namun demikian BNN menyarankan sebaiknya masyarakat tetap berada di rumah saja agar tak terjangkit penyakit menular yang dimaksud.

Sedangkan sasaran sosialisasi tersebut lebih fokus pada pemukiman warga, pasar, warkop, warnet serta tempat-tempat yang berpeluang menjadi lokasi kerumunan warga.

"Aktivitas keluar rumah pun tidak kami anjurkan bila urgensinya minim," kata Eka.(Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: Fery Laskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved