Breaking News:

Bos Dorna: Covid-19 Jauh Lebih Sulit Dibanding Konflik Rossi-Marquez

MotoGP belum menunjukan kepastian, akibat pandemi Covid-19, mengingatkan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta pada konflik "Sepang Clash" 2015 lalu.

TWITTER.COM/GPONE
Bos MotoGP alias CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta (kiri), berbicara dengan Valentino Rossi. 

BANGKAPOS.COM -- MotoGP yang belum menunjukan kepastian, akibat pandemi Covid-19, mengingatkan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta pada konflik "Sepang Clash" 2015 lalu.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan keluh kesahnya lantaran musim kompetisi MotoGP 2020 masih belum juga bisa dilaksankan karena pandemi virus Corona alias Covid-19.

Hingga sekarang, Dorna Sports selaku pihak penyelenggara MotoGP masih harus memutar otak lantaran belum bisa menggelar balapan lagi.

Balapan terakhir yang berhasil digelar ialah balapan Moto3 dan Moto2 di Qatar pada 8 Maret lalu.

Adapun balapan MotoGP Qatar 2020 dibatalkan karena saat itu pandemi Covid-19 sudah menghantam Italia, negara yang paling banyak terlibat dalam kelas balap tersebut.

Kini, berbagai alternatif tengah diupayakan pihak penyelenggara agar tetap bisa menjalankan musim ini, meski tidak bisa menggelar 19 seri balap seperti yang telah direncanakan.

Menanggapi hal tersebut, Carmelo Ezpeleta pun mengaku kesulitan untuk mencari kepastian di tengah krisis yang sedang melanda dunia.

Dalam sebuah wawancara, pria asal Spanyol itu menyebut dia lebih suka menghadapi situasi sulit yang pernah terjadi pada MotoGP 2015 dibanding kondisi pandemi Covid-19.

Pada musim 2015, MotoGP dan pihak pemangku regulasi sempat dibuat pusing akibat konflik yang terjadi antara dua pembalap elite, Valentino Rossi (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda).

Perseteruan Valentino Rossi dan Marc Marquez memanas setelah terjadinya insiden yang dikenal dengan nama "Sepang Clash" pada MotoGP Malaysia 2015.

Halaman
12
Editor: El Tjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved