Breaking News:

Virus Corona

Dampak Corona, Maskapai Penerbangan Garuda Hanya Bisa Layani Rute Ini, Alami Kerugian Besar

Maskapai Garuda tetap melayani penerbangan di daerah yang tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar dan zona merah Covid-19.

Garuda INdonesia
Ilustrasi Garuda Indonesia(Garuda Indonesia) 

BANGKAPOS.COM-- Terkait adanya kebijakan pemerintah menetapkan pembatasan sosial berskala besar  dan larangan mudik, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menghentikan operasional penerbangan reguler di sejumlah wilayah, mulai Sabtu (25/4/2020).

Kendati demikian Maskapai Garuda tetap melayani penerbangan di daerah yang tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar dan zona merah Covid-19.

Penghentian operasional tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Terbaru Perkembangan Virus Covid-19 di Indonesia 8.607 Orang Positif, 720 Meninggal, 1.042 Sembuh

Aturan ini melarang sementara penerbangan di dalam negeri melalui bandar udara dari dan ke wilayah yang ditetapkan PSBB maupun zona merah penyebaran Covid-19 hingga 31 Mei 2020.

Ada 20 daerah yang menerapkan PSBB, yakni seluruh Jabodetabek, Pekanbaru (Riau), Makassar (Sulawesi Selatan), Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang (Jawa Barat), Kota Tegal (Jawa Tengah), Provinsi Sumatera Barat, Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Kota Tarakan (Kalimantan Timur), Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur), Kabupaten Gowa (Sulawesi Selatan).

Dari sejumlah kota itu, yang termasuk dalam layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia yang terdiri dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Sumatera Barat, Banjarmasin, dan Tarakan. Selain sektor penerbangan yang terhubung dengan wilayah tersebut, seluruh layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia akan tetap berlangsung dengan normal.

"Kami tetap menghadirkan aksesibilitas layanan penerbangan bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk kembali pulang ke domisilinya masing-masing, tentunya dengan tetap memperhatikan ketentuan dan koridor regulasi yang berlaku khususnya terkait protokol kesehatan dalam operasional penerbangan serta perijinan yang diperlukan," kata Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia dalam keterangan tertulis, Jumat, (24/4/2020).

MENGEJUTKAN, Ahli Kesehatan Masyarakat Sebut Pola Penularan Covid-19 Bisa Berubah, Waspada

Dengan demikian, pesawat Garuda tetap melayani penerbangan ke sejumlah wilayah, seperti dari dan ke Yogyakarta, Semarang, Solo, Denpasar, Lombok, Medan, dan daerah lain non PSBB.

Pesawat Maskapai Garuda Indonesia parkir di apron bandara.
Pesawat Maskapai Garuda Indonesia parkir di apron bandara. (tribunnews)

Maskapai Penerbangan alami Kerugian US$ 1,56 Miliar

Dampak pandemi virus corona ini, Indonesia National Air Carrier Association (INACA) mencatat kerugian yang dialami maskapai penerbangan selama Februari hingga April 2020 mencapai US$ 1,56 miliar.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved