Breaking News:

Dilanjutkan atau Dibatalkan, ini Tiga Skenario Penyelenggaran MotoGP 2020

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan tiga skenario untuk penyelenggaraan MotoGP musim 2020.

Editor: El Tjandring
https://twitter.com/YamahaMotoGP
Valentino Rossi (#46) kala tampil pada sesi balapan MotoGP Austria 2019 yang digelar di Red Bull Ring, Minggu (11/8/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Kekacauan Jadwal MotoGP 2020, akibat pandemi Covid-19 membuat Dorna Sports selaku penyelenggara mencari jalan keluar agar balapan dapat berlangsung.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan tiga skenario untuk penyelenggaraan MotoGP musim 2020.

MotoGP 2020 masih menjadi tanda tanya semenjak pandemi virus corona membuat ajang balap motor paling bergengsi itu mengalami jeda panjang.

Nyaris tidak ada kompetisi yang berlangsung di MotoGP 2020 kecuali balapan kelas Moto2 dan Moto3 pada seri pembuka di Losail, Qatar, pada 8 Maret silam.

Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP berpikir keras untuk menjalankan roda kompetisi di tengah pembatasan perjalanan dan larangan kegiatan publik di berbagai negara.

Saat ini sudah ada 11 seri balap di MotoGP 2020 yang mengalami penundaan atau pembatalan. Tujuh di antaranya sudah resmi diumumkan oleh MotoGP.

Mereka adalah MotoGP Qatar (8 Maret), Thailand (22 Maret), Americas (5 April), Argentina (19 April), Spanyol (3 Mei), Prancis (17 Mei), dan Italia (31 Mei).

Sementara MotoGP Jerman (21 Juni), Belanda (28 Juni), dan Finlandia (12 Juli) berpotensi besar ditunda karena panita penyelenggara sudah menyatakan menarik diri.

Jika mengacu pada jadwal MotoGP 2020 terakhir, paling cepat kompetisi baru bisa dimulai kembali dengan GP Republik Ceska pada 9 Agustus.

Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna telah memiliki tiga skenario untuk MotoGP 2020. Menurutnya, kejuaraan bisa dimulai lebih cepat tetapi juga lebih lambat.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved