Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Dua Kali Rapid Test Hasilnya Non Reaktif, Pekerja PT WIKA Sudah Bisa Beraktivitas

Telah dilakukan pemeriksaan rapid test terhadap puluhan pekerja PT WIKA dan hasilnya non reaktif (NR).

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Bangkapos.com/Anthoni
Minggu (26/4/2020) tadi siang, mereka pun telah melepas gelang Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang di padang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jubir Teknis Kesehatan gugus tugas percepatan penanganan virus corona atau covid-19 Bangka Bangka Barat dr Hendra, menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap puluhan pekerja PT WIKA dan hasilnya non reaktif (NR).

Sebelumnya puluhan pekerja project EPCC TSL Furnace Ausmelt PT Timah, berstatus Orang Dalam Resiko (ODR) lantaran berasal dari daerah zona merah.

"Untuk pekerja PT Wika sudah diperiksa pemeriksaan rapid test sebanyak dua kali dan hasilnya NR. Status sebelumnya ODR. Semua sudah selesai masa isolasi mandiri," ujar dr Hendra menyusul berakhirnya masa isolasi mandiri pekerja PT WIKA di mess Unmet PT Timah Muntok, Minggu (26/4/2020)

Dengan hasil rapid test tersebut, kata dr Hendra pihaknya tidak perlu lagi mengambil sampel swab para para pekerja tersebut.

"Tidak perlu di swab karena dua kali hasil rapid test NR. untuk itu mereka juga sudah bisa bekerja dan beraktivitas seperti biasa," katanya.

Gelang OPD Resmi Dilepas

Sebanyak 18 pekerja PT WIKA, telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Mess Unmet PT Timah Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Minggu (26/4/2020) tadi siang, mereka pun telah melepas gelang Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dipasang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat.

Manager Safety PT WIKA Sigit, menyebut setelah menjalani karantina, rencananya 18 pekerja tersebut aman kembali ke kantornya di kawasan Pal 2 dan mess biru di Kampung Sidorejo Kebun Nanas, kelurahan Sungai Daeng, Muntok.

"Semua ada 18 orang, rencananya hari ini selesai karantina 14 hari teman - teman sudah lepas gelang, dinyatakan sehat semua, akan kembali ke mess yang sudah kami sediakan mess biru kebun annas dan Pal 2," jelas Sigit, Minggu (26/4/2020) kepada Bangkapos.com.

Menurut Sigit, tadi malam pihaknya telah berkordinasi dengan RT/RW setempat terkait kembalinya belasan pekerka PT WIKA tersebut ke kantor dan mess mereka sebelumnya.

"Tadi malam saya sudah koordinasi mulai dari RT, RW sama warga dan tokoh disana, intinya sudah kita kasih sosialisasi, penjelasan dan udah mengetahui, intinya welcome," ungkapnya.

Selain itu, Senin (27/4/2020) besok, kemungkinan pihaknya juga akan memeberikan data resmi pekerja kepada pihak keluarhan.

"Terus nanti mungkin Senin besok kita juga ada ke kantor kelurahan untuk memberikan data resminya siapa saja yang tinggal di mess biru," kata Sigit.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved