Wahai Pengendara Motor, Begini Trik Lolos dari Begal

Pelaku pencurian kendaraan bermotor terkadang tak segan-segan menyamun saat pengendara tengah melaju.

Kompas.com/Rima
Pengendara sepeda motor mematuhi aturan untuk berjalan di lajur kiri saat melintasi ruas jalan MH. Thamrin - Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Senin (5/2/2018). 

BANGKAPOS.COM – Pelaku pencurian kendaraan bermotor terkadang tak segan-segan menyamun saat pengendara tengah melaju.

Terlebih pada kondisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti sekarang, kondisi jalan yang lengang dan sepi memicu begal beraksi tak hanya pada malam hari.

Agus Sani, Head of Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati (WMS), diler utama motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang, mengatakan, begal biasanya mengincar bikers yang berjalan sendirian.

Jadi, usahakan berkendara dalam kelompok.

Menurut Sani, situasi yang ramai membuat begal enggan melakukan aksinya.

Sani juga mengatakan, kondisi yang sama juga bisa diterapkan saat berkendara pada malam hari.

Jika terpaksa berkendara larut malam, usahakan ada teman sesama bikers yang menemani.

“Pilih rute yang aman, misal sepanjang jalan kemungkinan masih banyak warung atau aktivitas warga. Pastikan juga rute yang dilewati dilengkapi penerangan yang cukup,” ujar Sani kepada Kompas.com, belum lama ini.

Saat berkendara, Anda juga wajib memperhatikan kondisi di sekitar.

Apabila ada sesuatu yang mencurigakan, misal tiba-tiba dibuntuti, segera berhenti di tempat yang aman.

“Jangan panik jika ada kendaraan yang mencurigakan, cari tempat yang ramai agar begal urung melakukan aksinya,” ucap Sani. (Kompas.com/ Dio Dananjaya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wahai Pengendara Motor, Begini Trik Lolos dari Begal

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved