Breaking News:

Pemerintah Perbolehkan ASN Mudik, ini Syaratnya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memutuskan bahwa warga dilarang mudik Lebaran. Hal itu sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus corona

Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto bersama anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) usai membuka Rakernas Korpri 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (26/2/2019). 

BANGKAPOS.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memutuskan bahwa warga dilarang mudik Lebaran.

Hal itu sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus corona yang semakin meluas.

Namun, kini kebijakan baru dikeluarkan.

//

Di mana Pegawai Negeri Sipil (PNS) diperbolehkan mudik.

Namun dengan syarat tertentu.

Dilansir dari Kompas.com, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negeri Supranawa Yusuf mengatakan, ada pengecualian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbolehkan pergi ke luar daerah.

Sejumlah pengecualian tersebut antara lain karena sakit, ASN hamil, atau istri hamil.

Hal ini sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 46 Tahun 2020.

Mengatur Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan atau Kegiatan Mudik dan atau Cuti Bagi Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Corona Virus Diseases (Covid-19).

"Apabila ada ASN yang pulang karena sakit, tentu ini kita mengacu pada surat edaran Menpan yang sudah dikeluarkan. Itu termasuk di dalam pengecualian," kata Supranawa dalam konferensi pers virtual, Senin (27/4/2020).

Supranawa menambahkan, ASN yang termasuk dalam pengecualian tersebut harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) selaku pengawas mereka.

Halaman
12
Penulis: tidakada002
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved