Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Berhati-hati Masa Transisi Hujan ke Kemarau, Cuaca Ekstrim

Kondisi yang terjadi saat ini mulai tak menentu. Pagi cuaca panas, siang turun hujan walaupun dalam waktu sebentar.

Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Hujan di wilayah Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kondisi yang terjadi saat ini mulai tak menentu. Pagi cuaca panas, siang turun hujan walaupun dalam waktu sebentar.

Seperti pada hari Rabu (29/4), hujan turun pada siang hari di sekitar Pangkalpinang. Dimana pada pagi jelang siang cuaca terik.

Kepala Seksi Data dan Informasi Kantor Stasiun Meteorologi Kelas 1 Pangkalpinang Kurniaji, menjelaskan ini akan memasuki masa transisi (peralihan) dari hujan ke kemarau.

"Ini merupakan salah satu ciri khas periode transisi baik pancaroba kemarau ke hujan ataupun sebaliknya," jelas Kurniaji, kepada Bangkapos.com Rabu (29/4/2020).

Dimana kata Kurniaji, pada saat transisi ini, tingginya potensi cuaca esktrim dengan pola kejadian, intensitas dan periode hujannya yang acak.

Ia mengatakan, di masa-masa transisi/pancaroba ini juga, potensi terjadinya angin kencang dan puting beliung juga akan semakin tinggi dibandingkan di musim penghujan.

Diakui Kurniaji, musim penghujan tahun 2019/2020 memang agak sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumya..

Beberapa perbedaan yyang dapat dilihat adalah, pada permulaan musim penghujan lebih lambat dari normalnya.

"Biasanya Babel sudah masuk penghujan pada periode awal/pertengahan oktober atau mundur s/d awal November. Namun tahun ini Babel baru resmi masuk penghujan di awal Desember," jelas Kurniaji.

Bahkan pada periode musim penghujan 2019/2020 di Babel, hujan banyak terjadi di Bulan Desember dan Januari sedangkan pada bulan Februari dan Maret lebih kering..

Namun kejadian hujan kembali banyak terjadi pada Dasarian III akhir Bulan Maret hingga dengan saat ini.

"Fenomena ini jelas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana hujan biasanya merata di sepanjang periode Penghujan Babel (Oktober - Mei) dengan puncak penghujan yang umumnya terjadi di Januari/Februari," jelas Kurniaji. (Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn)

Penulis: Agus Nuryadhyn
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved