Breaking News:

Kriminalitas

Berawal dari Tunggakan Kredit Tersangkut Masalah Leasing Motor, Oknum PNS Terjerat Pidana Pencurian

Berstatus PNS pemerintah Provinsi Bangka Belitung, terdakwa Deny Riyadi kembali menjalani sidang tindak pidana

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana sidang saksi dengan terdakwa Deny Riyadi, di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (30/04/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Berstatus PNS pemerintah Provinsi Bangka Belitung, terdakwa Deny Riyadi kembali menjalani sidang tindak pidana pencurian di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang (PN) Kota Pangkalpinang.

Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi, yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (30/04/2020).

Hadir saksi kepala cabang PT Bussan Auto Finance (BAF) Kota Pangkalpinang, Dedi yang mengungkapkan awal mula kasusnya berawal dari tunggakan satu unit sepeda motor.

"Tunggakan dari bulan september 2019, sampai bulan februari 2020. Pihak PT. BAF tidak mengetahui motor sudah dialihkan ke Deny dari Burlian. Kalau Berlian melihat dari catatan kami, bayar biasanya melalui penagihan yang datang,"  ungkap saksi Dedi kepada majelis hakim yang dipimpin oleh Rendra.

Mendapati adanya tunggakan selama enam bulan, Dedi mengatakan mengeluarkan surat tugas untuk dilakukan penarikan.

"Saya tahu unit ada di rumah terdakwa saat unit sudah dieksekusi, kalau penarikan itu ada perintah dari saya. Ada surat tugas atau surat perintah, untuk melakukan eksekusi unit," jelasnya.

Lebih lanjut Dedi juga menerangkan sudah adanya fidusia, sehingga motor sudah beralih kepada PT. BAF cabang Kota Pangkalpinang.

"Unit yang jadi terdakwa ini, ada alasannya sudah terbit fidusia maka saat itu kami melakukan eksekusi. Unit ini dieksekusi dirumah terdakwa, kemudian dibawa ke kantor. Lalu kantor kita ini pukul 07.00 belum buka, lalu saya dapat laporan pukul 07.30 unit ini hilang," bebernya.

Sementara itu kasus ini bermula dari PT. BAF cabang Kota Pangkalpinang, mengambil satu unit sepeda motor tanpa sepengetahuan terdakwa Deny Riyadi karena permasalahan leasing motor.

Setelah mengetahui sepeda motornya dibawa Deny Riyadi pun menghampiri kantor PT. BAF cabang Kota Pangkalpinang, untuk mengambil sepeda motor dengan menggunakan kunci asli.

Usai mendengarkan keterangan saksi, sidang pun ditutup dan dilanjutkan pada Selasa (05/05/2020) dengan agenda saksi. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved